Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Sumbar, Jasman Rizal, menginformasikan bahwa dari 20 kasus baru tersebut, 12 kasus berasal dari Kota Padang, 2 kasus di Bukittinggi, 2 kasus di Kabupaten Solok Selatan, 1 kasus di Kabupaten Dharmasraya, 1 kasus di Kabupaten Pesisir Selatan, dan 2 kasus di Kabupaten Tanah Datar.
"(Hari ini) tiga orang yang sembuh dari Covid-19. Pertama, laki-laki (31), warga Bukittinggi, polisi, pasien Rumah Sakit Universitas Andalas. Kedua, perempuan (71), warga Padang, wiraswasta, pasien RSUP M. Djamil. Ketiga, laki-laki (79), warga Padang, wiraswasta, pasien RSUP M. Djamil," ujar Jasman, dalam keterangannya, Selasa (12/5).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jasman menambahkan bahwa kini di Sumbar terdapat 616 pasien dalam pengawasan. Sebanyak 69 orang di antaranya dirawat di rumah sakit, sedangkan 547 orang dinyatakan negatif. Sementara itu, orang yang sedang dipantau berjumlah 251 orang (58 orang dikarantina pemda dan 193 isolasi mandiri), dan orang yang selesai dipantau 8.540 orang.
Sementara itu, Sumatera Utara hanya mencatat dua penambahan kasus baru positif virus corona. Per Selasa (12/5), jumlah pasien positif Covid-19 yang mendapat perawatan di rumah sakit saat ini sudah mencapai 198 orang dari sebelumnya 196 orang.
Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Sumut Aris Yudhariansyah mengatakan ada sebanyak 155 orang pasien dalam pengawasan (PDP) tengah dirawat di rumah sakit. Sedangkan yang meninggal dunia sebanyak 24 orang.
Aris tetap menekankan bahwa protokol kesehatan harus dijalankan masyarakat. Sebab virus corona menyerang sepanjang saluran pernapasan, mulai dari rongga hidung, mulut kemudian ke paru-paru sampai ke gelembung anatomi di paru-paru.
"Virus kemudian tumbuh dan menjadi banyak di sepanjang dinding saluran pernafasan. Orang yang terpapar pada saat batuk dan bersin, maka percikan dahak yang berasal dari dinding saluran pernapasan akan keluar dan bisa menulari orang lain yang terkena percikan," jelasnya. (ain/adb/fnr/ain)