Wakil Wali Kota Tangerang Selatan, Benyamin Davnie secara tegas melarang warganya melakukan mudik lokal, baik ke wilayah Jabodetabek maupun Tangerang Raya.
"Tangsel melarang mudik. Dan pelarangan tersebut sudah disampaikan sejak awal kepada masyarakat," katanya lewat pesan singkat kepada CNNIndonesia.com, Jumat (15/5).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Wali Kota dan Wakil Wali Kota terpilih Airin Rachmy Dian (kanan) dan Benyamin Davnie (kiri) usai pelantikan. (ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal) |
Lihat juga:Pemprov DKI Tegaskan Mudik Lokal Dilarang |
Berbeda dengan Kota Tangsel, Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar membolehkan warganya yang hendak melakukan mudik di wilayah Tangerang Raya.
Larangan mudik kata Zaki hanya berlaku bagi warga yang hendak meninggalkan wilayah Tangerang Raya. Dan oleh karenanya, sejumlah posko pemantauan didirikan area perbatasan ke luar Tangerang.
Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar. (CNN Indonesia//Gloria Safira Taylor) |
"Kalau se-Tangerang Raya masih bisa. Posko-posko jaga check point kan dari perbatasan Tangerang ke arah luar," katanya.
Sementara itu, terpisah, Kabag Humas Kota Tangerang Buecue Gartina menyampaikan Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang belum memutuskan soal larangan mudik lokal kurang dari dua pekan Lebaran.
Bueceu mengatakan pihaknya masih membahas terkait hal itu dalam waktu dekat. "Belum ada informasi," kata dia saat dihubungi CNNIndonesia.com, Jumat (15/5). (thr/pmg)

Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar. (CNN Indonesia//Gloria Safira Taylor)