Shabela menceritakan, Firdaus datang bersama sejumlah orang dan langsung memasuki ruang tamu. Firdaus, kata dia, melontarkan kata-kata yang tidak pantas.
Shabela mengatakan, saat itu ia bersama jajaran sedang rapat untuk membahas penanganan banjir dan penanganan Covid-19. Namun, wakilnya Firdaus, tiba-tiba datang dan langsung mengancam membunuh dirinya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Shabela mengungkapkan saat kejadian Firdaus menanyakan perihal masalah proyek kepada dirinya. Namun ia mengaku tak tahu proyek apa yang dimaksud oleh wakilnya itu.
Ia mengaku saat datang ke pendopo dirinya tak ingat persis peristiwa terebut karena tengah emosi. Firdaus menyebut dirinya tak memiliki niat untung menyerang Shabela.
"Ketika silap, ya marah-marah. Itu di luar kendali saya, saya tidak ingat," katanya. (ain/dis/ain)