Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Heru Novianto membenarkan hal tersebut, yang mengakibatkan luka di tubuh perwiranya itu.
"Kondisi luka pelipis kiri. Masih dirawat dan sudah membaik," ujar Heru di Jakarta, Minggu.
Peristiwa tersebut terjadi saat anggota geng motor tersebut nekat menabrak iring-iringan patroli kepolisian.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ketika melintas di kawasan Menteng, terdapat sekelompok remaja yang diduga tengah melakukan balap liar.
Petugas pun langsung membubarkan para remaja tanggung itu hingga mereka kabur.
Ada lima orang yang ditangkap atas peristiwa tersebut. Satu orang yang menabrak perwira, dibawa ke Polda untuk diperiksa oleh anggota laka lantasnya. Sementara empat orang lainnya dibawa ke Satlantas Jakarta Pusat untuk diperiksa lebih lanjut.
"Mereka diminta untuk melengkapi kelengkapan motornya," ujar Heru.
Kepolisian kini masih menyelidiki kemungkinan anggota geng motor tersebut menggunakan minuman keras dan obat terlarang lainnya.
Jakarta saat ini masih menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di masa pandemi corona. Namun masyarakat belakangan mulai tidak patuh dengan imbauan jaga jarak sebagaimana di atur dalam PSBB.
Di Pasar Tanah Abang siang tadi, misalnya, kawasan tersebut dijejali oleh masyarakat yang tumpah ruah memadati lapak para penjual kaki lima. Padahal Pemprov DKI sudah melarang pedagang untuk tidak berjualan selama penerapan PSBB. (antara/gil)