Menurut mantan Wakil Presiden ini herd immunity akan menimbulkan banyak korban di Indonesia.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kebal terhadap infeksi, dalam hal ini, bisa didapat melalui pernah terpapar infeksi atau vaksinasi. Karena hingga kini vaksin untuk virus corona belum ditemukan, maka herd immunity bisa terjadi ketika banyak orang kebal terhadap virus karena sudah terpapar atau terinfeksi.
Dikutip dari MIT Technology Review, herd immunity pada virus corona bisa terbentuk ketika sudah cukup banyak orang yang terinfeksi SARS-CoV-2. Artinya, virus terus dibiarkan menyebar sehingga banyak orang terinfeksi dan jika bertahan hidup akan kebal.
Di sisi lain, menurut JK herd immunity bisa menimbulkan banyak korban karena tidak ada kepastian seseorang akan kebal dari virus corona. Skenario terburuk yang mungkin akan dihadapi justru kematian.
JK berkata korban jiwa adalah sesuatu yang tidak bisa digantikan nilainya. "Kerugian materi bisa diganti tapi ini kan tidak bisa," imbuhnya.
Presiden Joko Widodo sempat menyinggung terkait dengan persiapan kehidupan new normal selama masa pandemi Covid-19.
Sementara Badan Kesehatan Dunia (WHO) telah memberikan pedoman bagi negara-negara soal penerapan the new normal.
Inti dari pedoman transisi tersebut yakni pemerintah suatu negara harus membuktikan transmisi Covid-19 telah dikendalikan.
Jika sebuah negara tidak bisa memastikan pedoman transisi tersebut terpenuhi, harus berpikir kembali sebelum memutuskan melonggarkan pembatasan dan memasuki kondisi the new normal. (mln/wis)