Ibu Hamil PDP Covid-19 di Ternate Meninggal

CNN Indonesia | Sabtu, 23/05/2020 06:52 WIB
Pemakaman jenazah kasus COVID-19 di TPU Pondok Ranggon, Jakarta, Minggu (26/4/2020). Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan, selama penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) sejak 10-23 April 2020, tren pemakaman yang menggunakan prosedur tetap (protap) COVID-19 cenderung menurun, dimana sebelumnya mencapai 50 orang yang meninggal per hari kini 40-30 orang per hari. ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/foc. Ilustrasi. (ANTARA FOTO/MUHAMMAD ADIMAJA)
Jakarta, CNN Indonesia -- Seorang Pasien Dalam Pengawasan (PDP) Covid-19 di Ternate, Provinsi Maluku Utara meninggal, Jumat (22/5).  Pasien perempuan berusia 26 tahun itu meninggal di Ruang Isolasi RSUD Chasan Boesoirie Ternate.

PDP tersebut meninggal dalam kondisi hamil.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Ternate, Muhammad Sagaf membenarkan hal tersebut.


"Benar, ada pasien PDP ibu hamil yang meninggal dunia," kata Muhammad.

Muhammad mengatakan Gugus Tugas masih merampungkan data terkait meninggalnya pasien tersebut. Saat ini jenazah masih berada di ruang pemulasaran. 

"Nanti kalau sudah rampung semua datanya, kami kabarkan," kata Muhammad.
Menurut Muhammad, pasien tersebut reaktif ketika menjalani rapid test. Jenazah akan dimakamkan di lokasi pemakaman di Tongole, Ternate Tengah dengan protokol pemulasaran jenazah Covid-19.

Hingga 21 Mei 2020, Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Maluku Utara mencatat ada 97 kasus orang positif Covid-19 di wilayahnya.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Malut, Alwia Assagaf, jumlah kasus positif terbanyak ada di Kota Ternate, yakni 56 orang pasien Covid-19.

Alwia sebelumnya mengatakan, jumlah pasien yang menjalani perawatan di RSU Chasan Boesoerie Ternate berjumlah 13 orang dengan rincian 12 orang terkonfirmasi positif Covid-19 dan ODP satu orang. Sedangkan di Sahid Hotel Ternate sebanyak 67 orang dengan rincian 48 pasien terkonfirmasi positif, Orang Tanpa Gejala 11 orang dan delapan orang pelaku perjalanan.
(srl/ugo)

[Gambas:Video CNN]