"Saya sudah memerintahkan kepada asisten operasi Kapolri dan Pak Kakorlantas untuk melanjutkan selama tujuh hari sampai tanggal 7 (Juni)," kata Idham dalam konferensi virtual, Selasa (26/5).
Perpanjangan itu diputuskan setelah Polri berkoordinasi dengan Tim Gugus Tugas Covid-19. Perpanjangan tersebut diterapkan terutama untuk mengantisipasi lonjakan volume kendaraan di masa arus balik libur Lebaran.
Dengan perpanjangan tersebut, Idham mengatakan polisi akan terus meningkatkan operasi secara rutin hingga kondisi berjalan normal di akhir masa operasi pada 7 Juni mendatang.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Terkait volume arus kendaraan selama masa mudik tahun ini, Idham mengklaim bahwa terjadi penurunan cukup signifikan. Di Tol Cipali, ia menyebut angkanya turun hingga 83 persen dibanding tahun lalu.
![]() |
Idham meminta masyarakat menaati aturan pemerintah terkait penerapan protokol kesehatan di jalan maupun dalam kehidupan sehari-hari selama masa pandemi Covid-19. Mulai dari menggunakan masker saat berkendara, menerapkan phisycal distancing, rajin cuci tangan, dan menerapkan pola hidup sehat.
Sementara itu, data Korlantas Mabes Polri mencatat lebih dari 82.604 ribu kendaraan diputar balik hingga hari ke-32 operasi mudik Ketupat Jaya 2020.
Dari jumlah tersebut, sebagian besar kendaraan yang diputarbalikkan berada di wilayah DKI Jakarta 39.962 kendaraan. Menyusul Jatim setidaknya 15 ribu kendaraan dan Jabar sekitar 11 ribu kendaraan. (thr/gil)
