"Target uji spesimen 10 ribu per hari yang sudah saya berikan target beberapa bulan lalu agar dikejar, sehingga ada kecepatan," ujar Jokowi saat membuka rapat terbatas tentang 'Percepatan Penanganan Covid-19', Rabu (27/5).
Dalam beberapa kesempatan, Presiden menyampaikan target pengujian 10 ribu spesimen per hari. Namun, target itu baru berhasil dicapai hanya beberapa kali, yakni pada 21 Mei sebanyak 12.276 spesimen dan 23 Mei sebanyak 10.617 spesimen.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya ingin Gugus Tugas dan menteri fokus pada provinsi yang memiliki kasus yang cukup tinggi, di Jawa terutama," katanya.
Foto: CNNIndonesia/Basith Subastian |
Namun, staf khusus Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto, Alex K. Ginting, pada April, menyebut hal itu mustahil. Sebab, pengujian spesimen menggunakan metode PCR juga membutuhkan waktu, serta sumber daya manusia (SDM) yang banyak dan berkualitas.
Foto: CNNIndonesia/Basith Subastian