Juru Bicara Covid-19 Aceh, Saifullah Abdulgani mengatakan empat pasien positif corona dari klaster Temboro itu berasal dari Kabupaten Aceh Tamiang, dua asal Bener Meriah, satu santri dari Gayo Lues, dan seorang dari Kabupaten Simeulue.
"Alhamdulillah, semua sembuh berkat kerja keras Tim Medis Covid-19 di rumah sakit rujukan provinsi dan kabupaten/kota," ujar Saifullah saat dikonfirmasi, Rabu (27/5).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelum dirujuk ke Rumah Sakit Umum Zainoel Abidin (RSUZA) Banda Aceh, para santri Pondok Pesantren Al-Fatah Temboro itu sempat diisolasi di RSUD pemkab setempat.
"Mereka pasien terakhir dirawat di ruang isolasi Pinere RSUZA Banda Aceh. Kita berdoa agar tidak ada pasien baru pasca Lebaran ini," ujar Saifullah saat dikonfirmasi, Rabu (27/5).
Pada Rabu (27/5), jumlah kumulatif kasus Covid-19 di Aceh tetap 19 orang. Rinciannya, sebanyak 1 orang dalam perawatan, 17 orang sembuh, dan 1 orang meninggal dunia.
Sementara itu, jumlah Orang dalam Pemantauan (ODP) di Aceh sebanyak 2.021 orang.
Ada penambahan sebanyak 1 orang dibandingkan sehari sebelumnya, 2.020. Sebanyak 43 orang sedang dalam pemantauan, dan yang sudah selesai pemantauan sebanyak 1.978 orang.
Sedangkan jumlah Pasien Dalam Pengawasan (PDP) tidak ada penambahan, yaitu tetap 100 orang, per Rabu (27/5). Sebanyak 99 PDP dinyatakan sudah sembuh, dan satu orang PDP meninggal dunia. (dra/end)