"Insyaallah lusa (dibuka). Setelah saya sebagai Ketua DMI konsultasi dengan bapak presiden dan bapak gubernur DKI," ujar JK, sapaannya, melalui rekaman video dari tim media JK yang diterima CNNIndonesia.com, Rabu (3/6).
JK mengatakan, salat Jumat di masjid itu bakal digelar asalkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) pencegahan virus corona di Jakarta yang berakhir Kamis (4/6) besok tidak diperpanjang. Menurut JK, apabila Pemprov DKI tak memperpanjang PSBB artinya terdapat perbaikan yang signifikan terkait penanganan kasus corona
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mantan wakil presiden itu menuturkan, protokol kesehatan di rumah ibadah termasuk yang paling mudah dilakukan dibandingkan tempat umum lain seperti pasar dan mal. Protokol kesehatan ini yakni dengan menjaga jarak minimal satu meter, memakai masker, dan mencuci tangan.
Selain itu, jemaah juga wajib membawa sajadah sendiri. Menurut JK, Jokowi sendiri akan mulai melaksanakan salat Jumat berjemaah di masjid Istana Negara pekan ini.
"Insyaallah semua (tempat ibadah) merasakan. Gereja juga buka hari Minggu. Besok presiden salat di istana. Setelah 12 Jumat kita tidak salat (di masjid), paling lama dalam hidup saya ini," selorohnya.
JK sebelumnya telah menyampaikan bahwa pembukaan masjid dapat dilakukan usai pemberlakuan PSBB berakhir. Sejumlah wilayah di Indonesia diketahui masih menerapkan PSBB termasuk DKI Jakarta yang akan berakhir pada 4 Juni mendatang.
JK meminta para pengurus masjid di seluruh wilayah yang dinyatakan aman dari corona agar mematuhi protokol kesehatan di masjid sesuai surat edaran yang telah diterbitkan DMI. Edaran tersebut mewajibkan jemaah memakai masker, membawa sajadah sendiri serta menjadi jarak. (psp/osc)