"Jumlah pelayanan kesehatan ibu hamil yang dari Kota Serang di bulan April memang mengalami peningkatan. Ada kenaikan karena dengan adanya pandemi ya, karena memang semua di rumah, tidak ada yang bekerja," kata Kepala Bidang (Kabid) Kesehatan Masyarakat (Kesmas) pada Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Serang Lenny Suryani, Kamis (4/6).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Lenny, kehamilan yang terjadi sepanjang WFH ini tak lepas dari pernikahan yang terjadi di masa sebelumnya saat masih normal.
Foto: CNN Indonesia/Timothy Loen |
Terkait hal yang sama, Kadinkes Kota Serang, Muhamad Iqbal menilai ada kewajaran ada lonjakan dalam pencatatan kehamilan di wilayahnya. Itu semua, kata dia, tak lepas dari kebijakan pemerintah untuk bekerja dari rumah dan mengurangi aktifitas diluar ruangan untuk mempersempit penularan covid-19.
"Karena kemarin itu kan ada imbauan untuk tetap di rumah aja. Kalau dibilang kecenderungannya naik, orang kan banyak dirumah, tentu wajarlah [banyak yang hamil]," tutur Iqbal.
Sebelumnya, angka kehamilan juga meningkat di Cirebon dan beberapa daerah di Jawa Barat. Gubernur Jabar Ridwan Kamil mengakui ada faktor WFH dibalik kehamilan-kehamilan itu.
Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Hasto Wardoyo sepat mengimbau masyarakat menunda kehamilan selama wabah Covid-19. Tujuannya, agar tak meningkatkan beban ekonomi negara maupun individu.
(ynd/kid)
Foto: CNN Indonesia/Timothy Loen