Pantauan CNNIndonesia.com, lebih dari seratus orang yang ikut dalam Salat Jumat di masjid itu. Kebanyakan jemaah adalah warga yang tinggal di sekitar masjid.
Saat ibadah dimulai, dua lantai di masjid itu penuh terisi jemaah. Sebagian jemaah yang tak kebagian tempat, menggelar sajadah di jalan sekitar masjid.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pengurus masjid juga tidak menggelar karpet ataupun sajadah dalam ibadah kali ini. Jemaah diminta membawa sajadah sendiri untuk mencegah penularan virus corona.
Dia juga meminta jemaah untuk tetap memakmurkan masjid meski di masa pandemi. Memakai masker, menjaga jarak, dan cuci tangan ia sebut sebagai ikhtiar untuk tetap memakmurkan masjid.
Masjid ini dikenal sebagai salah satu basis massa FPI. Sebelum pergi ke Arab Saudi, Rizieq rutin memimpin majelis taklim di masjid ini setiap pekan.
Pemerintah mengizinkan kegiatan di rumah ibadah untuk dibuka kembali meski PSBB pandemi virus corona masih dijalankan. Pemprov DKI membolehkan masjid menggelar Salat Jumat dengan syarat maksimal jemaah 50 persen dari kapasitas masjid.
MUI juga telah mengeluarkan fatwa Nomor 31 Tahum 2020 Tentang Penyelenggaraan Salat Jumat dan Jamaah untuk Mencegah Penularan Wabah Covid-19. Fatwa itu membolehkan Salat Jumat digelar dengan saf berjarak.
MUI juga membolehkan Salat Jumat dilakukan di tempat selain masjid jika jemaah tidak tertampung. MUI juga membebaskan umat Islam untuk melakukan Salat Jumat dua gelombang jika tempat yang ada juga tak mampu menampung jemaah. (dhf/osc)