Nadia memastikan, kapasitas angkut pelanggan di dalan bus TransJakarta selama transisi ke era new normal ini maksimal hanya akan mengangkut 50 persen dari kapasitas normal.
"Untuk bus single kapasitas maksimum adalah 30 orang dan bus gandeng hanya dapat mengangkut kapasitas maksimal 60 orang," kata Nadia melalui rilis yang diterima CNNIndonesia.com, Sabtu (6/6).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tetap ada pembatasan antrian di dalam halte agar tidak berdesakan," kata dia.
"Pastikan jaga jarak aman ketika memasuki bus, hindari berdesak-desakan. Jauhkan keinginan untuk memenuhi bus. Lebih baik mengantri di ruangan terbuka di luar halte dibandingkan berdesak-desakan di dalam bus," katanya.
Kewajiban penggunaan masker baik petugas maupun pelanggan dan Tetap menjaga jarak (physical distancing) sekurang kurangnya 1 (satu) lengan antar pelanggan baik di halte maupun di dalam bus.
Di luar protokol kesehatan ini, TransJakarta juga belum mengoperasikan layanan wisata, layanan mikrotrans, layanan bus gratis, layanan non koridor wilayah perbatasan dan layanan premium Royaltrans.
Sebelumnya pada masa PSBB, TransJakarta hanya beroperasi pada pukul 06.00 hingga 20.00 WIB. Per Jumat kemarin, TransJakarta kembali beroperasi penuh pada 05.00 hingga 22.00 WIB. (tst/stu)