Kadispenau Marsekal Pertama Fajar Adriyanto mengatakan dalam insiden tersebut pilot Lettu Pnb Apriyanto Ismail dari Skadron Udara 12 Lanud Roesmin Nurjadin (Rsn) Pekanbaru selamat dari kecelakaan karena sempat menggunakan kursi pelontar.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saat ini berada di RSAU dr. Soekirman Lanud Rsn Pekanbaru untuk pemeriksaan lebih lanjut," ujarnya.
"Penyebab kecelakaan dan informasi lainnya masih dalam proses investigasi oleh tim TNI AU," ucap Fajar.
Sebelumnya, pesawat TNI AU dikabarkan jatuh di daerah permukiman penduduk di Desa Kubang Jaya Kecamatan Siak Hulu, Kabupaten Kampar, Provinsi Riau, Senin (15/6), sekira pukul 08.30 WIB.
Kemudian, ada bagian badan belakang pesawat hingga ekor yang masih utuh. Sedangkan, atap rumah warga yang terbuat dari seng terlihat porak-porandak di lokasi kejadian.
Saat kejadian warga sekitar sempat mendengar ledakan keras dan melihat ada penerjun yang menggunakan parasut.
(dis/arh)