Jumlah tersebut meningkat 12 persen dibandingkan hari pertama perkantoran kembali beroperasi di masa PSBB Transisi Jakarta, Senin (8/6).
"Situasi di sejumlah stasiun pada Senin pagi ini kembali terlihat antrean pengguna, namun dapat mengalir dan terlayani untuk bergerak ke peron dan kereta," kata Corporate Communications PT KCI, Anne Purba dalam keterangan tertulis yang diterima CNNIndonesia.com, Senin (15/6).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kata Anne, pengguna mengantre hingga ke selasar dari area parkir stasiun. Untuk mengurangi waktu antrean, loket portabel tambahan disediakan guna melayani transaksi Tiket Harian Berjaminan di area parkir stasiun.
Sebelumnya, pantauan CNNIndonesia.com di Stasiun Depok, Senin (15/6) pagi, calon penumpang mengantre sejak dari pintu masuk stasiun. Antrean dibuat dua baris untuk mempersingkat waktu.
Antrean di Stasiun Depok hari ini tidak terjadi pada Senin (15/6) lalu.
Sebelumnya, Gugus Tugas Percepatan Percepatan Penanganan Covid-19 menerbitkan Surat Edaran Nomor 8 Tahun 2020 tentang Pengaturan jam Kerja di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi.
Edaran itu dibuat agar kantor pemerintahan dan swasta memberlakukan jam kerja dua gelombang. Tujuannya guna mencegah kerumunan dan penularan virus corona (Covid-19) di transportasi umum.
Sif pertama dimulai 07.00-07.30 WIB, sedangkan sif kedua dimulai 10.00-10.30 WIB. Pemerintah berharap perkantoran menerapkan jam kerja selama delapan jam. Sehingga sif pertama bisa rampung pada 15.00-15.30 WIB, sedangkan sif kedua pada 18.00-18.30 WIB. (yoa/wis)