CFD Jakarta Dibuka Minggu Ini, PKL Dilarang Jualan

CNN Indonesia | Kamis, 18/06/2020 13:01 WIB
Warga memadati area car free day (CFD) di sepanjang jalan Sudirman hingga Thamrin, Jakarta Pusat meski secara resmi area tersebut belum bebas kendaraan bermotor di masa transisi Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Jakarta, warga mayoritas  berolahraga sepeda. Minggu (7/6/2020). CNN Indonesia/Andry Novelino Pemprov DKI Jakarta mulai membuka kembali kegiatan CFD pada Minggu (21/6). Ilustrasi (CNN Indonesia/Andry Novelino)
Jakarta, CNN Indonesia --

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta kembali membuka kegiatan hari bebas kendaraan bermotor atau car free day (CFD) pada akhir pekan ini, Minggu (21/6). Kegiatan CFD sempat ditiadakan selama pembatasan sosial berskala besar (PSBB) mencegah penyebaran virus corona (Covid-19).

"Bahwa hari Minggu sudah ada hari bebas kendaraan bermotor, tetapi pedagang kaki lima tidak diperbolehkan," kata Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo kepada wartawan, Kamis (18/6).

Syafrin menyebut warga yang berolahraga wajib menerapkan prinsip protokol kesehatan Covid-19 selama CFD. Sementara warga Ibu Kota yang sakit, merasa demam, flu tak boleh beraktivitas di CFD.


Menurut Syafrin, langkah tersebut perlu dilakukan agar tak terjadi penyebaran virus corona. Di sisi lain, kata Syafrin, pelaksanaan CFD akan terus dipantau dan dievaluasi.

"Jadi CFD akan diaktivasi hari Minggu besok, tentu ini jadi uji coba di masa transisi dan kami akan lakukan evaluasi," ujarnya.

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan CFD di kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat, dibuka secara bertahap. Pada Minggu (14/6) kemarin, hanya satu khusus jalur sepeda yang dibuka.

Kemudian pada akhir pekan ini pembukaan jalur sepeda dan pejalan kaki menjadi tahap awal pemberlakuan CFD dengan tetap menjaga jarak fisik.

Kegiatan CFD, yang digelar setiap pekan, dihentikan sejak 11 Maret 2020. Program untuk mengurangi pencemaran udara di Ibu Kota disetop sementara untuk menghindari penyebaran virus corona.

Jakarta belum bebas dari virus corona. Hingga kemarin, jumlah kumulatif kasus positif virus corona di DKI mencapai 9.209 kasus. Dari jumlah itu, 4.445 orang dinyatakan telah sembuh dan 586 orang meninggal dunia.

(dmi/fra)

[Gambas:Video CNN]