Ketua DPRD Sebut DKI Bisa Bubrah kalau Jual Saham Bir Delta

CNN Indonesia | Selasa, 23/06/2020 19:30 WIB
Pimpinan DPRD DKI periode 2019-2024, Prasetio Edi Marsudi dari fraksi PDIP menjadi Ketua DPRD usai dilantik di Jakarta, Senin, 14 Oktober 2019. Ia menjabat kembali posisi yang pada periode 2014-2019 didudukinya tersebut. CNNIndonesia/Safir Makki Ketua DPRD DKI Jakarta, Prasetio Edi Marsudi. (CNN Indonesia/Safir Makki)
Jakarta, CNN Indonesia --

Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetio Edi Marsudi menegaskan dirinya tidak akan menyetujui rencana Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menjual saham PT Delta Djakarta, produsen Anker Bir.

Prasetio menyebut Jakarta bisa bubrah jika saham bir dijual.


Menurut Pras, PT Delta sejak dulu telah menjadi perusahaan produksi minuman beralkohol di Jakarta karena untuk mengukur penetrasi pasar minuman beralkohol.


"Kalau itu dijual, losing control, akhirnya Jakarta bubrah. Anak kecil bisa minum bir. Dulu ceritanya begitu, kenapa bir Bintang bisa sampai ke (pembentukan) PT Delta," tuturnya.

Bubrah merupakan istilah dalam filsafat Jawa yang artinya kehancuran. Biasanya kata tersebut muncul dalam serangkaian pepatah leluhur: rukun agawe santosa crah agawe bubrah, yang berarti membangun kondisi harmonis yang niscaya akan membawa perdamaian dunia, serta menghindari konflik yang dapat berakibat pada sebuah kerusakan.

"Selama saya menjadi Ketua DPRD yang kedua kali ini, itu Angker Bir Bintang tidak akan saya jual," kata Pras di Gedung DPRD DKI Jakarta, Selasa (23/6).


Penjualan saham PT Delta merupakan salah satu janji Anies pada masa kampanye Pilkada DKI 2017. Namun, sampai saat ini rencana Anies tak kunjung terlaksana karena mendapat penolakan dari DPRD DKI.

Sebelumnya, pada tahun 2019 lalu Anies sempat mengatakan bahwa pihaknya memutuskan untuk melepas 26,25 persen saham perusahaan pembuat bir, di PT Delta Djakarta.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengkonfirmasi pelepasan saham itu dilakukan tepat pada malam pertama bulan suci Ramadan.

"Pemprov DKI Jakarta memastikan akan melepas 26,25 persen saham di perusahaan PT Delta Djakarta, perusahaan pembuat bir, jadi 26,25 itu kita pasti dilepas. Jadi ini bukan akan, tapi pasti dilepas," kata Anies pada Mei tahun lalu.

(dmi/ain)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK