Dishub DKI: 89 Ribu Warga Datangi 32 Lokasi CFD Jakarta

CNN Indonesia | Rabu, 01/07/2020 02:04 WIB
Warga berolahraga saat Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) atau Car Free Day (CFD) di Jalan Raden Inten, Jakarta, Minggu, 28 Juni 2020. Pemprov DKI Jakarta menggelar HBKB atau CFD di 32 lokasi baru untuk menggantikan HBKB yang ditiadakan di Jalan Sudirman-Thamrin dengan alasan menghindari terjadinya kerumunan warga untuk mencegah penyebaran COVID-19. CNN Indonesia/Bisma Septalisma Dishub DKI mencatat 89 ribu warga Jakarta mendatangi 32 titik lokasi CFD di Ibu Kota, pada Minggu 28 Juni lalu. Ilustrasi (CNN Indonesia/Bisma Septalisma)
Jakarta, CNN Indonesia --

Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo mengatakan, puluhan ribu orang mengunjungi 32 lokasi hari bebas kendaraan bermotor (HBKB) atau car free day (CFD) di Jakarta pada Minggu (28/6) kemarin.

"Total pengunjung 89.587 di 32 titik," kata Syafrin saat ditemui di Balai Kota, Selasa (30/6).

Dari total pengunjung CFD, jumlah pesepeda 52.353 orang dan pejalan kaki 37.234. Pengunjung CFD terpantau paling banyak berada di wilayah Jakarta Timur dengan jumlah pengunjung 36.916 orang.


Syafrin menyebut 32 lokasi tersebut sedianya disediakan khusus bagi pesepeda sebagai pengganti CFD di kawasan Sudirman-Thamrin. Namun pejalan kaki tetap diizinkan berkegiatan di lokasi tersebut.

"Prinsipnya, penggunaan kawasan khusus pesepeda itu, tujuannya adalah agar warga yang berada di sana itu tidak kongko, berhenti, kemudian menimbulkan kerumunan," ujarnya.

Syafrin mengatakan dari hasil pemantauan pada pelaksanaan CFD kemarin, pihaknya masih menemukan sejumlah pelanggaran. Misalnya, masih ada warga yang tidak mengenakan masker.

Ia mengaku pihaknya menegur masyarakat yang tak memakai masker. Sementara, warga yang benar-benar tidak membawa masker pihaknya memberi sanksi berupa kerja sosial ataupun denda sebesar Rp250 ribu.

Selain itu, kata Syafrin, masih terdapat warga mengajak anak-anak dan lansia beraktivitas di beberapa kawasan yang menjadi lokasi pengganti CFD itu.

"Dari hasil evaluasi, ternyata memang kawasan itu berada di lingkungan rumahnya. Jadi artinya mereka malah senang ini dibuka. Tentu kami mengimbau mereka selama tidak melaksanakan tidak jauh dari rumahnya silakan saja," katanta.

Sebelumnya, Pemerintah Provinsi DKI meniadakan CFD di sepanjang jalan Jenderal Sudirman-Mh. Thamrin dan menggantinya dengan penutupan ruas jalan di 32 titik pada Minggu (28/6) lalu.

Keputusan tersebut diambil setelah pada pelaksaan pertama CFD pada Minggu 21 Juni warga membludak di kawasan Sudirman-Thamrin. Kegiatan CFD di tengah pandemi virus corona itu pun mendapat kritik dari sejumlah pihak.

Pemprov DKI Jakarta masih tidak memberlakukan CFD di kawasan Sudirman-Thamrin pada Minggu 5 Juli mendatang. Meski demikian, warga tetap diperbolehkan berolahraga di kawasan itu.

(dmi/fra)

[Gambas:Video CNN]