Jokowi Ingatkan Polri Tantangan Berat Pilkada saat Pandemi

CNN Indonesia | Rabu, 01/07/2020 10:21 WIB
Presiden Joko Widodo melakukan kunjungan kerja ke Jateng, Selasa (30/6) Presiden Joko Widodo. (Laily Rachev - Biro Setpres)
Jakarta, CNN Indonesia --

Presiden Joko Widodo meminta polisi mewaspadai potensi ancaman jelang pelaksanaan Pilkada 2020 yang digelar Desember mendatang. Hal ini disampaikan Jokowi saat memberikan sambutan dalam peringatan Hari Bhayangkara di Istana Negara, Jakarta, Rabu (1/7).

Menurut Jokowi kepolisian akan menghadapi tantangan yang semakin berat dan kompleks. Mulai dari kejahatan konvensional, kejahatan lintas negara, hingga kejahatan terhadap kekayaan negara.

"Termasuk potensi ancaman stabilitas keamanan dalam negeri juga perlu terus diwaspadai, terutama jelang Pilkada serentak di akhir 2020," ujar Jokowi.


Jokowi menuturkan, polisi telah memiliki pengalaman serupa saat menghadapi Pilkada serentak pada 2017 dan 2018. Namun pada pelaksanaan Pilkada 2020 ini sedikit berbeda lantaran digelar di tengah pandemi covid-19. Jokowi mengingatkan agar dalam pelaksanaannya tetap menjaga protokol kesehatan.

"Saya tahu tugas ini tidak mudah. Namun saya yakin Polri, TNI, serta penyelenggara dan pengawas pemilu mampu menjalankan tugas ini dengan baik," katanya.

Mantan gubernur DKI Jakarta itu mengingatkan bahwa saat ini keterlibatan Polri sangat dibutuhkan, terutama dalam menangani pandemi covid-19. Jokowi meminta agar polisi terus aktif mengajak masyarakat untuk disiplin mematuhi protokol kesehatan.

"Dalam situasi sulit sekarang ini, keterlibatan seluruh jajaran Polri sangat sangat dibutuhkan mulai dari jajaran Mabes dan Polda, Polres dan Polsek sampai Babinkamtibmas di desa-desa harus aktif mengajak masyarakat disiplin menjalankan protokol kesehatan," tuturnya.

Pelaksanaan Pilkada 2020 yang semula digelar September mundur hingga Desember imbas pandemi covid-19.

Prosesnya sendiri telah dimulai dengan verifikasi dukungan calon perseorangan pada 22 Juni lalu hingga 23 Agustus mendatang. Selanjutnya adalah pemutakhiran data pemilih dan proses kampanye.

(psp/ain)

[Gambas:Video CNN]