Warga Kembali Blokir Jalan di Madina, Brimob Diterjunkan

CNN Indonesia | Kamis, 02/07/2020 19:53 WIB
Sejumlah personel Brimob Polri menurunkan perlengkapannya ketika tiba di Jayapura, Papua, Sabtu (31/8/2019). Polri menurunkan personel Bantuan Kendali Operasi (BKO) untuk membantu pemulihan situasi keamanan di Papua pascaunjuk rasa warga Papua Kamis (29/8/2019). ANTARA FOTO/Zabur Karuru/wsj. Ilustrasi anggota Brimob. (ANTARA FOTO/Zabur Karuru)
Jakarta, CNN Indonesia --

Warga Desa Mompang Julu, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Sumatera Utara kembali melakukan pemblokiran jalan lintas Sumatra (Jalinsum) pada Kamis (2/7).

Pemblokiran diduga buntut warga yang diamankan terkait aksi unjuk rasa berujung kericuhan beberapa hari lalu.


"Iya benar ada pemblokiran jalan karena adanya beberapa orang yang diamankan terkait peristiwa kericuhan beberapa hari lalu," kata Ps Kabag Ops Sat Brimob Polda Sumut Kompol Heriyono seperti dikutip dari Antara.

Terkait pemblokiran tersebut, Heriyono mengatakan sebanyak seratus personel atau Satuan Setingkat Kompi (SSK) Brimob Batalyon C diturunkan untuk mengantisipasi risiko terjadi kerusuhan kembali.

"Mengingat situasi belum kondusif dan massa melakukan penutupan jalan, kita mengirimkan satu SSK personel Brimob. Seluruh personel sudah berada di Polres Madina," ujarnya.

Sebelumnya, aksi demo berujung ricuh terjadi di Desa Mompang Julu, pada Senin (29/6). Demo berujung ricuh itu disebabkan adanya masyarakat yang tidak mendapatkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) sebesar Rp600 ribu yang berasal dari dana desa.

Dalam aksi tersebut, ratusan massa melakukan pembakaran terhadap satu unit sepeda motor, satu unit Mobil Suzuki Baleno dan satu unit mobil dinas Wakapolres Madina.

Akibat peristiwa tersebut, sebanyak enam personel kepolisian mengalami luka-luka. Pihak kepolisian juga berhasil mengamankan sejumlah orang diduga kuat pelaku pembakaran mobil pada aksi tersebut.


(Antara/kid)

[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK