Polisi Selidiki Gadis 14 Tahun Diduga Diperkosa Kepala P2TP2A

CNN Indonesia | Selasa, 07/07/2020 10:06 WIB
Violence against women concept Ilustrasi pemerkosaan. (Istockphoto/iweta0077).
Jakarta, CNN Indonesia --

Polda Lampung mendalami laporan dugaan pemerkosaan gadis 14 tahun, NF, oleh Kepala Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Kabupaten Lampung Timur berinisial DAS. Laporan itu dibuat oleh ayah NF.

NF sebelumnya dititipkan di P2TP2A atau rumah aman untuk pemulihan karena menjadi korban pemerkosaan. Di rumah aman milik pemerintah itu ia justru kembali mengalami rudapaksa oleh DAS.

Polda Lampung saat ini masih menggali keterangan NF dan ayahnya berinisial SY terkait laporan tersebut.


"Mohon waktu, kami masih melakukan pemeriksaan. Saat ini penyidik masih mendalami pemeriksaan saksi pelapor (ayah korban) dan korban NF," kata Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Zahwani Pandra Arsyad saat dikonfirmasi CNNIndonesia.com, Selasa (7/7).

Pandra menjelaskan selain memeriksa pelapor dan korban, polisi juga masih mengumpulkan barang bukti. Termasuk melakukan pemeriksaan visum kepada NF.

"Agar pasal persangkaan yang dibuat dalam proses hukum terhadap terlapor memenuhi unsur tindak pidana," lanjut dia.

"Proses penyelidikan dan penyidikan semua berjalan secara paralel dan simultan, termasuk gelar perkara. Semua upaya yang dilakukan agar terangnya suatu perkara tindak pidana," pungkas dia.

Ketua Yayasan Advokasi Kelompok Rentan Anak dan Perempuan (AKRAP), Edi Arsadad sebelumnya mendesak polisi segera menangkap DAS. Ayah korban telah melaporkan pejabat P2TP2A itu ke Polda Lampung. Laporan tertuang dalam Surat Tanda Terima Laporan Nomor: STTLP/VII/2020/LPG/SPKT.

"Aparat kepolisian harus segera menangkapnya," kata Edi dikutip dari Antara, Senin (6/7).

Sementara Ketua Harian Children Crisis Center (CCC) Lampung, Syafrudin mengatakan dugaan pemerkosaan terhadap NF diduga dilakukan Kepala P2TP2A Lampung Timur sangat miris. NF diperkosa ketika perempuan 14 tahun itu dititipkan di rumah aman untuk pemulihan karena jadi korban pemerkosaan.

"Kasus pelecehan seksual kepada anak yang disinyalir dilakukan oleh oknum petugas P2TP2A Lampung Timur sangat miris, mengingat korban dititipkan di rumah aman," ujarnya.

(mjo/osc)

[Gambas:Video CNN]