Terduga Teroris Asal Sukoharjo Meninggal Dunia di Semarang

CNN Indonesia | Minggu, 12/07/2020 10:37 WIB
Polisi berjaga di sekitar lokasi penangkapan terduga teroris berinisial DK di Dukuh Gambiran RT 02 RW 14, Desa Makamhaji, Kartasura, Sukoharjo, Jawa Tengah, Selasa (23/12) malam. Polisi berhasil mengamankan sejumlah barang bukti yang diduga akan digunakan untuk merakit bom. ANTARA FOTO/Maulana Surya/Rei/Spt/14. Ilustrasi. Terduga teroris anggota JAD asal Sukoharjo yang dibekuk Densus 88 pada Jumat (10/7) meninggal dunia setelah menjalani perawatan di RS Kariadi, Semarang. (Maulana Surya)
Solo, CNN Indonesia --

Terduga teroris Ikhsan Abdullah alias Muhamad Jihad Ikhsan (MJI) alias Abdullah Jhons (22) meninggal dunia setelah dirawat semalam di RS Kariadi, Semarang. Belum diketahui penyebab kematian MJI yang disebut-sebut sebagai anggota Jamaah Ansharut Daulah (JAD) tersebut.

Kabar meninggalnya MJI disampaikan Sekretaris The islamic Study and Action Center (ISAC), Endro Sudarsono, yang mendampingi keluarga untuk mengambil jenazah Minggu (12/7) pagi.

"Saya masih di Semarang bersama keluarga MJI. Masih menunggu penyerahan jenazah," katanya kepada CNNIndonesia.com melalui sambungan telepon.


Menurut Endro, kabar meninggalnya MJI pertama kali diterima pihak keluarga dari Ketua RT di Mojosongo, Sabtu (11/7) malam. Tak berapa lama kemudian, pihak Kelurahan Cemani bersama Polsek Grogol menyampaikan kabar yang sama. Ia bersama keluarga akhirnya berangkat ke Semarang setelah berkoordinasi dengan Polsek Grogol.

"Kita berangkat ke Semarang sekitar 11.30 malam. Jadi ini kita menginap di sini," katanya.

Dihubungi terpisah, Kepala Desa Cemani, Hadi Indrianto mengaku menerima kabar kematian MJI sekitar pukul 02.00 WIB. Namun, ia belum bisa menyampaikan informasi tersebut kepada keluarga.

"Saya datang ke rumahnya ternyata kosong. Katanya ke Semarang untuk mengurus jenazah. Saya hubungi juga belum bisa," katanya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Tim Detasemen Khusus atau Densus 88 Antiteror Polri menembak seorang terduga teroris yang merupakan anggota Jamaah Ansharut Daulah (JAD) di wilayah Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah. Penangkapan berlangsung di Dukuh Ngruki, Desa Cemani, Kecamatan Grogol, Sukoharjo pada Jumat (10/6) sekitar pukul 17.30 WIB.

Dalam penangkapan itu, Tim Densus 88 menembak kaki terduga teroris karena yang bersangkutan berusaha melawan saat akan dibekuk.

Dari informasi yang diperoleh CNNIndonesia.com, penangkapan MJI diduga terkait dengan aksi penyerangan Wakapolres Karanganyar Kompol Busroni di Pos Pendakian Gunung Lawu, Cemoro Kendang, beberapa waktu lalu.

(ocd/asr)

[Gambas:Video CNN]