Densus 88 Tembak Terduga Teroris JAD di Sukoharjo

CNN Indonesia | Sabtu, 11/07/2020 13:13 WIB
Anggota Brimob Polda Metro Jaya menjaga tempat kejadian perkara (TKP) penggerebekan dan penembakan terduga teroris di Setu, Tangerang Selatan, Banten, Rabu (21/12). Dalam penggerebekan tersebut terjadi baku tembak antara tim Densus 88 dengan terduga teroris yang menewaskan tiga orang terduga teroris bernama Irwan, Oman aliasomen dan Helmy dan satu orang terduga teroris, Adam ditangkap. ANTARA FOTO/Muhammad iqbal/ama/16 Ilustrasi. Anggota Brimob Polda Metro Jaya menjaga tempat kejadian perkara (TKP) penggerebekan dan penembakan terduga teroris di Setu, Tangerang Selatan, Banten, Rabu (21/12). (ANTARA FOTO/Muhammad iqbal)
Semarang, CNN Indonesia --

Tim Detasemen Khusus atau Densus 88 Antiteror Polri menembak seorang terduga teroris yang merupakan anggota Jamaah Ansharut Daulah (JAD) di wilayah Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah.

Penangkapan berlangsung di Dukuh Ngruki Desa Cemani Kecamatan Grogol, Sukoharjo pada Jumat (10/6) sekitar pukul 17.30 WIB.

Terduga teroris itu diketahui bernama Ikhsan Abdullah alias Muhamad Jihad Ikhsan alias Abdullah Jhons (22), warga Mojosongo, Jebres, Solo.


Dalam penangkapan itu Tim Densus 88 menembak kaki terduga teroris karena yang bersangkutan berusaha melawan saat akan dibekuk.

Oleh aparat, terduga langsung dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Semarang untuk mendapatkan perawatan medis atas lukanya. Namun karena peralatan terbatas, terduga teroris kemudian dipindahkan ke Rumah Sakit Kariadi Semarang.

"Benar tadi ada yang dibawa oleh Densus dari Rumah Sakit Bhayangkara, masuk UGD tadi sekitar jam 7 malam," kata salah seorang petugas medis di Rumah Sakit Kariadi.

Kapolres Sukoharjo AKBP Bambang Yugo saat dikonfirmasi CNNIndonesia.com menyatakan belum mendapatkan laporan terkait kasus ini.

Sementara, Kepala Bidang Humas Polda Jateng Kombes Iskandar Fitriana saat dihubungi tidak memberikan respons apapun.

Dari informasi yang diperoleh CNNIndonesia.com, penangkapan Ikhsan Abdullah diduga terkait dengan aksi penyerangan Wakapolres Karanganyar beberapa waktu lalu.

(dmr/pmg)

[Gambas:Video CNN]