PDIP Umumkan Calon Kepala Daerah 2020 Fase Kedua Pekan Ini

CNN Indonesia | Selasa, 14/07/2020 11:03 WIB
Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto menjalani pemeriksaan di gedung KPK, Jakarta, Rabu (26/2/2020). Hasto Kristiyanto diperiksa sebagai saksi tersangka mantan Komisioner KPU Wahyu Setiawan, terkait kasus suap Pergantian Antar Waktu (PAW) anggota DPR Fraksi PDIP. ANTARA FOTO/Reno Esnir/ama. Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto. (ANTARA/RENO ESNIR).
Jakarta, CNN Indonesia --

Dewan Pimpinan Pusat Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (DPP PDIP) akan kembali mengumumkan nama pasangan calon kepala daerah yang bakal diusung dan didukung dalam Pilkada Serentak 2020. Pengumuman akan dilakukan pada Jumat (17/7) mendatang.

Pengumuman ini merupakan gelombang kedua setelah DPP PDIP mengumumkan 48 dari 270 pasangan calon yang akan diusung dan didukung di Pilkada 2020 pada 19 Februari silam.

Sekretaris Jenderal (DPP PDIP) Hasto Kristiyanto mengatakan pengumuman gelombang kedua ini akan fokus di wilayah yang perolehan suara PDIP pada Pemilu 2019 silam berada di bawah 10 persen.


"PDI Perjuangan sudah menyelesaikan rekomendasi di daerah basis, dan kini fokus kami menyelesaikan rekomendasi daerah kluster III, yaitu daerah dengan perolehan kursi di bawah 10 persen," kata Hasto dalam keterangannya, Selasa (14/7).

Dia menerangkan, dalam Pilkada 2020 ini PDIP berkoalisi dengan sejumlah partai politik seperti PKB, PPP, PAN, PBB, Golkar, Gerindra, Hanura, hingga Perindo.

Hasto berkata pengumuman akan dilakukan secara daring demi mengantisipasi penyebaran pandemi virus corona (Covid-19). Meski demikian, lanjutnya, seluruh protokol kepartaian akan tetap dijalankan saat pengumuman itu.

"Pengumuman secara terbatas melalui teleconference akan dilakukan pada hari Jumat, 17 Juli 2020," katanya.

Usai diumumkan, Hasto mengungkapkan, setiap paslon wajib mengikuti sekolah partai guna memperkuat pemahaman terhadap ideologi Pancasila, kebijakan legislasi dan anggaran, tata pemerintahan yang baik dan bersih, dan program kerakyatan berbasis Trisakti Bung Karno.

Kemudian strategi pemenangan pemilu berbasis gotong royong, komunikasi politik, serta berbagai perspektif kepemimpinan visioner berdasarkan best practices dari kepala daerah berlatar belakang PDIP.

(mts/osc)

[Gambas:Video CNN]