VIDEO: 3 Polisi dan Pejabat Sipil Korban Djoko Tjandra

CNN Indonesia, CNN Indonesia | Sabtu, 18/07/2020 13:57 WIB
Jakarta, CNN Indonesia --

Pelarian buron kasus cessie Bank Bali Djoko Tjandra yang ramai dalam beberapa waktu terakhir memakan korban. Tiga jenderal polisi serta satu pejabat sipil DKI Jakarta dicopot akibat diduga membantu pelarian Djoko.

Lurah Grogol Selatan Asep Subahan dinonaktifkan lantaran menyalahgunakan wewenang saat melayani pembuatan e-KTP Djoko Tjandra.

Asep sempat membantah telah memberikan pelayanan khusus dan mengaku tak tahu soal status buron Djoko.

"Kami beranggapan dia warga biasa yang membutuhkan pelayanan, ya kami layani. Jadi tidak ada istilahnya kita mengistimewakan dia." Asep, Selasa (7/7)

Sementara tiga polisi yang dicopot adalah Brigjen Prasetijo Utomo, Brigjen Nugroho Slamet Wibowo, dan Irjen Napoleon Bonaparte.

Prasetijo yang menjabat Kepala Biro Koordinasi dan Pengawasan PPNS Bareskrim Polri dicopot karena menandatangani surat jalan untuk Djoko melintas dari Jakarta ke Pontianak.

Dia juga diduga berkomunikasi dengan Djoko tanpa perantara dan membantu membuat surat keterangan bebas Covid-19 agar Djoko bisa bebas bepergian.

Dua polisi lain, Napoleon dan Nugroho, dicopot terkait penghapusan red notice atas nama Djoko Tjandra dari data Interpol.

Penghapusan itu dilakukan saat Napoleon menjabat sebagai Kepala Divisi Hubungan Internasional Polri, sedangkan Nugroho jadi Sekretaris NCB Interpol Indonesia.

Pemeriksaan Div Propam menyatakan ketiganya melanggar etik dan sudah dimutasi dari jabatan masing-masing.