Warga Pulang Kampung, Zona Hijau di Sumbar Tinggal 5 Daerah

CNN Indonesia | Sabtu, 01/08/2020 23:01 WIB
Perubahan status zonasi terkait penyebaran virus corona di Sumatera Barat ini dipengaruhi pergerakan masyarakat dan kasus positif yang baru muncul. Lalu lintas orang disebut berpengaruh segnifikan pada kasus Covid-19 di Sumbar. (Foto: ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga)
Jakarta, CNN Indonesia --

Gubernur Sumatera Barat (Sumbar) Irwan Prayitno mengatakan zona hijau atau kawasan bebas virus corona (Covid-19) di wilayahnya hanya tersisa 5 daerah dari sebelumnya sebanyak 14 kabupaten/kota.

"Hingga saat ini yang bertahan lima (daerah) yang zona hijau, tetapi yang menumbuh ke depan lagi itu akan ada dua sampai tiga daerah lagi," kata dia, dalam diskusi yang disiarkan oleh Youtube BNPB, Sabtu (1/8).

Dihubungi lewat pesan singkat, Irwan merinci lima daerah zona hijau itu antara lain Pasaman Barat, Pasaman Timur, Cijunjung, Solok Selatan, dan Mentawai.


Ia mengatakan 14 daerah itu pernah menjadi zona hijau selama dua bulan. Menurutnya, daerah-daerah tersebut berubah zona lantaran masih banyak orang yang bepergian dan pulang kampung.

"Karena orang bepergian masih banyak, pulang kampung masih banyak, sehingga zona hijau pecah telor terus (berubah kategori zona)," ujarnya.

Irwan menggarisbawahi soal status Padang yang saat ini masih zona oranye yang bisa saja menjadi zona merah.

Infografis Daerah Kasus Tertinggi dan Terendah CoronaFoto: Infografis Daerah Kasus Tertinggi dan Terendah Corona

"Sisanya kuning, yang kuning orens Padang. Tapi kalau masih parah juga bisa jadi Padang merah. [Sejauh ini] masih orens yang paling tinggi Padang. Selebihnya kuning, yang lainnya hijau," papar dia.

Untuk diketahui, ada empat kategori zona erkait Covid-19. Yakni, zona hijau yang berarti daerah tanpa corona, zona kuning artinya penyebaran Covid-19 rendah, zona oranye menandakan daerah dengan risiko sedang, dan zona merah alias risiko penyebaran corona tinggi.

Lebih lanjut, Irwan mengatakan pihaknya akan melakukan tiga cara dalam mempertahankan lima daerah zona hijau Covid-19. Pertama, pihaknya akan meningkatkan kapasitas tes, tracking, dan isolasi.

Yang kedua, kata dia, pihaknya memperketat wilayah perbatasan. Ketiga, menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid-19 di setiap fasilitas umum.

Berdasarkan analisis Satuan Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 hingga Minggu (26/7), terdapat 94 zona hijau dan 53 zona merah penyebaran Covid-19.

Khusus wilayah Sumbar, lima daerah yang masih masuk zona hijau Covid-19 antara lain Kota Sawahlunto, Kabupaten Pasaman, Kabupaten Pasaman Barat, Kabupaten Kepulauan Mentawai, dan Kabupaten Solok Selatan.

Berdasarkan data resmi Pemprov Sumbar, per Sabtu (1/8), jumlah kumulatif kasus positif virus corona mencapai 948 orang. Dari jumlah tersebut sebanyak 760 orang sembuh dan 34 orang meninggal dunia.

(ndn/fra)

[Gambas:Video CNN]