Daftar Ulang dan Pilih Lokasi Tes SKB CPNS Terakhir Hari ini

CNN Indonesia | Jumat, 07/08/2020 08:29 WIB
CPNS formasi 2019 diberi kesempatan hingga Jumat (7/8) untuk melakukan daftar ulang dan pemilihan lokasi SKB. Seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2019. (CNN Indonesia/Safir Makki)
Jakarta, CNN Indonesia --

Batas waktu daftar ulang dan pemilihan lokasi Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) formasi 2019 akan berakhir Jumat (7/8).

Badan Kepegawaian Negara (BKN) sebelumnya telah memberi tenggat waktu selama tujuh hari bagi para CPNS 2019 untuk melakukan daftar ulang SKB. Tenggat waktu itu diberikan dalam rentang waktu 1 hingga 7 Agustus 2020.


Daftar ulang SKB dilakukan untuk membantu para CPNS ini untuk memilih lokasi tes SKB dan melakukan penggantian lokasi hingga tiga kali. CPNS yang tidak melakukan daftar ulang pada tenggat waktu ini tidak bisa memilih lokasi tes SKB CPNS sesuai dengan keinginan mereka. 


Sehari setelah melakukan pendaftaran ulang, yakni 8 Agustus akan dilakukan pencetakan kartu ujian SKB, dan pada 10 hingga 14 Agustus akan dilakukan penjadwalan SKB.



Berdasarkan jadwal proses SKB, BKN akan menggelar pengumuman jadwal pelaksanaan pada 18 Agustus.

Pelaksanaan SKB dijadwalkan akan digelar pada 1 September hingga 12 Oktober. Pengolahan hasil SKD dan SKB kemudian dilakukan pada 8 hingga 18 Oktober. Integrasi hasil SKD dan SKB dilaksanakan pada tanggal 19 hingga 23 Oktober. Penyampaian hasil seleksi 26 hingga 28 Oktober, pengumuman hasil seleksi 30 Oktober. Dan terakhir usulan penetapan NIP 1 sampai 30 November.

"Penyelenggaraan SKB pada 1 September hingga 12 Oktober akan digelar mengedepankan protokol kesehatan untuk mencegah Covid 19 sesuai SE Kepala BKN nomor 17/SE/VII/2020," kata Kepala Biro Hubungan Masyarakat, Hukum dan Kerjasama BKN, Paryono saat dihubungi CNNIndonesia.com beberapa waktu lalu.

Peserta CPNS yang mengikuti SKB tahun ini sebanyak 336.487 orang, yang terdiri dari peserta instansi pusat sebanyak 37.664 orang dan instansi daerah sebanyak 253.312 orang.

(tst/ugo)

[Gambas:Video CNN]