Kru Sineas Gina S. Noer Ungkap Kronologi Pelecehan Seksual

CNN Indonesia | Minggu, 09/08/2020 10:55 WIB
Korban pelecehan seksual, AF memerlukan waktu hampir setahun untuk berani mengungkap kasus yang dialaminya ke publik. Ia sempat melaporkan kasusnya ke polisi. Ilustrasi: Korban pelecehan seksual, AF memerlukan waktu hampir setahun untuk berani mengungkap kasus yang dialaminya ke publik. Ia sempat melaporkan kasusnya ke polisi. (Foto: Istockphoto/Markgoddard)
Jakarta, CNN Indonesia --

Korban pelecehan seksual, AF mengungkapkan kronologi pelecehan seksual yang dialaminya. Korban yang merupakan salah satu kru sineas Gina S. Noer ini mengunggah foto pelaku pelecehan dan memberikan keterangan panjang melalui akun instagram pribadinya.

AF menjelaskan, perlu waktu hampir satu tahun untuk berani mengungkap dugaan kasus pelecehan tersebut. Pasalnya, sampai saat ini kejadian tersebut masih 'menghantuinya'.

"Saya tidak akan melakukan ini kalau kepolisian bertindak, tapi dari sisi hukum saya tidak punya cukup bukti untuk memenjarakan pelaku sehingga yang bisa saya lakukan hanya mengekspos-nya," tulis AF dikutip dari unggahan Instagram.


CNNIndonesia.com telah menghubungi pengacara AF, Abraham Sridjaja untuk meminta izin menuliskan ulang kesaksian kliennya tersebut.

"Sudah setahun lalu lapor. Jadi mungkin lapor sendiri. Tapi kelihatannya prosesnya kami tidak tahu sampai mana sekarang," tutur Abraham ketika dihubungi CNNIndonesia.com, Minggu (9/8).

Itu sebab Senin (10/8) besok, pengacara korban berencana menyambangi kepolisian untuk menanyakan perkembangan kasus. "Kami akan ke Polres (Polres Tangerang Selatan) bertemu penyidik, bertanya perkembangan kasus ini sampai mana," kata dia lagi.

Melalui unggahan Instagram, AF mengungkapkan telah mengumpulkan dan mengkonfirmasi data terkait terduga pelaku, salah satunya foto yang didapat dari kamera pengawas CCTV. Dalam tangkapan kamera, terlihat seorang lelaki mengenakan celana pendek dengan jaket ponco.

Infografis Ragam Laku Pelecehan SeksualFoto: CNNIndonesia/Asfahan Yahsyi
Infografis Ragam Laku Pelecehan Seksual

AF menceritakan, saat itu dirinya bangun sekitar pukul 09:30 WIB pagi dan ibunya sudah berangkat kerja. Ia terbangun karena merasa ada seseorang yang membangunkannya dengan sengaja.

"Saya melihat siluet tinggi meninggalkan kamar saya. Saya yang belum sadar dan kurang tidur mengira itu adalah @osamabineldam," tulis AF.

"Saya mengikuti pria ini ke ruang pakaian saya, ia bersembunyi di sudut ruangan dan ketika saya memasuki ruangan kemudian berbalik, saya tidak pernah melihat orang itu seumur hidup saya," lanjut dia lagi.

AF pun melanjutkan, "Sebelum saya sempat bertindak, dia memukul saya beberapa kali dengan benda yang saya yakini berupa bilah besi hingga darah keluar dari kepala saya."

Pukulan itu membuat AF terbaring di lantai dan hampir pingsan, selain luka di kepala, juga terdapat luka pada bagian bahu. Ia melihat pelaku memegang pisau dan meminta AF diam sembari melakukan pelecehan seksual.

AF mengungkapkan saat itu dirinya tidak memiliki senjata apapun untuk membela dan mempertahankan diri, terlebih ia hampir tidak bisa berdiri karena darah yang keluar.
Setelah selesai, pelaku mengancam AF untuk tetap di dalam kamar, lantas pelaku pergi.

AF kemudian mencari ponselnya namun ternyata hilang. Akhirnya ia memutuskan bersembunyi di kamar mandi sampai ia yakin bahwa pelaku sudah pergi. Ia kemudian keluar dan meminta bantuan tetangga.

"Di hari yang sama saya dibawa ke rumah sakit untuk pemeriksaan guna laporan polisi, dan mengisi laporan di kantor polisi. Masih di hari yang sama dia (pelaku) mengirimkan pesan kepada saya," tulis AF.

"Pertama, coba meminta maaf dan mengancam saya karena ia membiarkan saya tetap hidup. Dia menggunakan VPN untuk meneror instagram lama saya. Namanya adalah Raffi Idzamallah, dengan nama panggilan Gondes,"

Sineas Gina S. Noer menjadi salah satu orang yang membagikan cerita Amy lewat akun twitter pribadi. Ia menuliskan penjelasan bahwa Amy merupakan salah satu kru departemen art yang diperkosa setahun lalu.

"Amy diperkosa, diancam dibunuh, dan terus diteror di sosmed. Dia gak bisa tempuh jalur hukum karena kurang bukti. Hari ini Amy speak up," tulis Gina.

(adp/ygi/NMA)

[Gambas:Video CNN]


ARTIKEL TERKAIT