Pengungkap Dugaan Pelecehan Seks Turah Minta KBRI Mediasi

CNN Indonesia | Rabu, 12/08/2020 04:53 WIB
Kedubes RI di Moskow telah menyanggupi mediasi kasus dugaan pelecehan seksual oleh Turah, yang diungkap Sandi Saputra di akun twitter @sandi_sa119. Youtuber Turah Parthayana. (Foto: Screenshot via instagram @turahparthayana)
Jakarta, CNN Indonesia --

Sandi Saputra atau pemilik akun twitter @sandi_sa119, yang mengungkap dugaan pelecehan seksual Youtuber Turah Parthayana meminta Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Moskow, menjadi mediator terkait rencana Turah melaporkan dirinya ke polisi.

"Mohon untuk konfirmasi ke KBRI ya soal [pelaporan] ini," kata Sandi melalui pesan singkat kepada CNNIndonesia.com, Selasa (11/8).

Sandi yang juga Ketua Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) Kota Arkhangelsk itu tidak menjelaskan lebih lanjut terkait tindakan pribadi yang akan ia lakukan merespons rencana Turah melaporkan dirinya.


Dihubungi terpisah, Wakil Duta Besar RI di Moskow Azis Nurwahyudi menyebut pihaknya telah menyanggupi untuk menjadi mediator dalam kasus ini. Saat ini, KBRI di Moskow tengah mendalami dan mewawancarai para pihak terkait dalam kasus dugaan pelecehan seksual ini.

"Sandi yang datang ke KBRI sendiri, untuk menjelaskan duduk perkara masalah versi dia. Sampai saat ini KBRI masih berupaya untuk mediasi semua pihak. Jadi ada tiga pihak nanti, pihak JA, Turah dan Sandi," kata Azis melalui sambungan telepon kepada CNNIndonesia.com.

Namun Azis belum bisa memastikan kapan mediasi dilaksanakan. KBRI Moskow, katanya, masih harus menghubungi orang tua Turah untuk menanyakan keberlanjutan niat pelaporan Turah kepada Sandi.

"Kami masih menanyai keluarga Turah putusan terakhirnya seperti apa, apakah mau dimediasi oleh KBRI, atau mau pakai hukum itu kan, yang [pelaporan] Turah ke Sandi. Hari ini kami upayakan menghubungi keluarga Turah, biar semuanya bisa segera selesai," lanjutnya.

Sebelumnya, Turah mengatakan akan melaporkan Sandi kepada pihak kepolisian. Ia menilai, utas Sandi soal dugaan pelecehan seksual di akun twitter @sandi_sa119 merupakan fitnah dan provokasi yang merugikan nama baiknya.

"Saya Turah Parthayana akan mengambil langkah hukum dan melaporkan saudara sandi ke pihak kepolisian," kata dia dalam video yang diunggah dalam kanal Youtube-nya, Minggu (10/8) malam.

Turah juga menyatakan, pernyataan Sandi tersebut tidak memiliki bukti akurat dalam dugaan kasus pelecehan seksual ini.

Turah merupakan mahasiswa asal Indonesia di Rusia yang juga dikenal sebagai Youtuber. Ia diduga melakukan tindak pelecehan seksual terhadap mahasiswi asal Indonesia berinisial JA.

Baik Turah maupun mahasiswi itu tercatat sebagai pelajar WNI yang sama-sama menuntut ilmu di kota Tomsk, Rusia.

Berdasarkan keterangan Sandi yang berasal dari pengakuan korban, dugaan pelecehan itu terjadi pada 23 November 2019 di Kamar 430 Asrama Parus, Tomsk.

Saat itu, Turah mengajak korban menonton sebuah tayangan film horor bertiga, bersama seorang lain yakni laki-laki berinisial D di kamar asrama.

Namun dalam video klarifikasi versi Turah yang diunggah di kanal YouTube miliknya. Turah buka suara soal beberapa kronologi di utas Sandi, yang menurutnya tidak sesuai dengan kenyataan aslinya.

(khr/wis)

[Gambas:Video CNN]