Jenazah Staf KPU Yahukimo Diterbangkan ke Yogyakarta

CNN Indonesia | Rabu, 12/08/2020 13:14 WIB
Jenazah Hendrik Johpinski (25), staf KPU Yahukimo yang diduga dibunuh orang tak dikenal di Papua, dibawa ke Yogyakarta untuk dimakamkan. Jenazah staf KPU Yahukimo, Hendrik Johpinski (25) dibawah ke Yogyakarta. Ilustrasi (Istockphoto/RichLegg)
Jakarta, CNN Indonesia --

Jenazah Hendrik Johpinski (25), staf Komisi Pemilihan Umum (KPU) Yahukimo yang meninggal setelah diduga dibunuh orang tak dikenal, diterbangkan dari Dekai, Papua, ke Daerah Istimewa Yogyakarta, Rabu (12/8).

Kapolres Yahukimo Ajun Komisaris Besar Ignatius Benny mengatakan jenazah Hendrik sudah diterbangkan menggunakan pesawat carteran dari Dekai ke Sentani.

Setibanya di Bandara Sentani, jenazah Hendrik itu diterbangkan ke Jakarta dengan menggunakan pesawat Garuda Indonesia. Selanjutnya jenazah dibawa ke Yogyakarta.

"Jenazah akan dimakamkan di kampung halamannya di Yogyakarta," kata Benny yang dihubungi dari Jayapura, dikutip dari Antara.

Benny mengatakan pihaknya langsung melakukan penyidikan kasus tersebut. Namun, kata Benny, untuk kepastiannya masih menunggu hasil penyidikan.


"Semoga segera ada titik terang terhadap kasus tersebut," kata Benny, seraya menegaskan saat insiden terjadi korban tidak dalam melaksanakan tugas, termasuk tugas pencocokan dan penelitian (coklit) data pemilih.

Sementara itu, Ketua KPU Papua Theodorus Kossay secara terpisah berharap polisi dapat mengungkap kasus kematian staf bidang ITE di KPU Yahukimo itu.

Sebelumnya, Hendrik Johpinski (25) dibunuh orang tak dikenal, di Dekai, Selasa (11/8) sore. Saksi yang juga rekan Hendrik, Kenan Mohi (38) mengaku sempat mendengar penyerang yang tak dikenal itu menyatakan ke korban, "kamu Indonesia ya."

Hal tersebut disampaikan Kapolda Papua Irjen Paulus Waterpau di Jayapura, dilansir dari Antara, Rabu (12/8). Hendrik dan Kenan adalah staf KPU Yahukimo.

(Antara/fra)

[Gambas:Video CNN]