Koopsus TNI Latihan Penanggulangan Teror Senjata Biologis

CNN Indonesia | Rabu, 12/08/2020 14:29 WIB
Latihan Koopsus TNI dilaksanakan dalam dua tahap yaitu Gladi Posko dan Lapangan. Gladi Posko dilaksanakan 5-6 Agustus, Gladi Lapangan 10-11 Agustus 2020. Komando Operasi Khusus TNI menggelar Latihan Penanggulangan Terorisme Tahun 2020. (Dok. Puspen TNI)
Jakarta, CNN Indonesia --

Komando Operasi Khusus (KoopsusTNI menggelar latihan penanggulangan terorisme 2020 di Provinsi Banten. Latihan ini melibatkan Satuan Penanggulangan Terorisme TNI (Satgultor TNI) terdiri dari Sat-81 Kopassus TNI AD, Denjaka TNI AL dan Satbravo-90 Paskhas TNI AU untuk menangani aksi terorisme.

Komandan Koopsus TNI Mayjen TNI Richard Tampubolon mengatakan latihan penanggulangan terorisme Satgultor TNI bertujuan untuk melatih kesiapsiagaan Satgultor TNI dan melaksanakan operasi penanggulangan terorisme dalam rangka menghadapi kemungkinan ancaman terorisme yang akan terjadi.

"Khususnya teroris yang melakukan aksinya dengan menggunakan senjata biologi maupun saat terjadi Pandemi Virus Covid-19," kata Richard dalam keterangan tertulisnya, Rabu (12/8).
 
Kata dia, latihan ini juga merupakan wujud tanggung jawab TNI untuk memberikan jaminan keamanan pada setiap saat, setiap tempat dan keadaan bagaimanapun juga.


"Satuan Penanggulangan Teror TNI akan terus berlatih dan mengasah kemampuannya guna siap siaga setiap saat," katanya.

Richard menegaskan Koopsus TNI tidak akan membiarkan aksi terorisme menghantui dan mengancam kehidupan masyarakat. Menurutnya, perlu dilakukan upaya-upaya untuk meningkatkan daya tangkal serta kecepatan bertindak dalam menanggulangi terjadinya aksi terorisme, sehingga Koopsus TNI siap setiap saat dalam memenuhi setiap panggilan tugas.

Komando Operasi Khusus TNI menggelar Latihan Penanggulangan Terorisme Tahun 2020 di PT Indonesia Power Provinsi Banten. Latihan ini melibatkan Satuan Penanggulangan Terorisme TNI (Satgultor TNI) terdiri dari Sat-81 Kopassus TNI AD, Denjaka TNI AL dan Satbravo-90 Paskhas TNI AU untuk menangani aksi terorisme.Komando Operasi Khusus TNI menggelar Latihan Penanggulangan Terorisme Tahun 2020 di Provinsi Banten. Latihan ini melibatkan Satuan Penanggulangan Terorisme TNI (Satgultor TNI) terdiri dari Sat-81 Kopassus TNI AD, Denjaka TNI AL dan Satbravo-90 Paskhas TNI AU untuk menangani aksi terorisme. (Dok. Puspen TNI)

Dalam latihan penanggulangan terorisme kali ini, kelompok teroris melakukan aksinya dengan menggunakan ancaman senjata biologi termasuk memanfaatkan Virus Covid-19 dan aksi teroris dilaksanakan pada saat Pandemi Virus sedang terjadi.

Latihan ini juga melibatkan Kompi Nubika Pusziad yang memiliki kemampuan Dekontaminasi terhadap personel maupun ruangan/tempat serta alat-peralatan yang digunakan baik oleh teroris maupun Satuan Gultor TNI.
 
Latihan dilaksanakan dalam dua tahap yaitu Geladi Posko dan Lapangan. Geladi Posko dilaksanakan selama dua hari, tanggal 5 dan 6 Agustus 2020 bertempat di Mako Koopssus TNI, Mabes TNI Cilangkap, Jakarta Timur. Sementara tahap kedua yaitu Geladi Lapangan tanggal 10-11 Agustus 2020 di Dermaga Pelabuhan Indah Kiat Cilegon, Banten.

(ugo)

[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK