Eri Cahyadi, Jagoan PDIP Calon Penerus Risma di Surabaya

CNN Indonesia | Rabu, 02/09/2020 16:06 WIB
PDIP mengusung Eri Cahyadi di Pilwalkot Surabaya. Dia bisa melanjutkan kerja yang dirintis Tri Rismaharini jika berhasil menang Pilwalkot Surabaya. Bakal calon wali kota Surabaya dari PDIP, Eri Cahyadi. (Detikcom/Amir Baihaqi)
Jakarta, CNN Indonesia --

DPP PDIP akhirnya mengeluarkan rekomendasi untuk calon yang bakal mereka usung dalam pemilihan wali kota (Pilwalkot), Surabaya, Jawa Timur. Paslon itu adalah Bakal Calon Wali Kota Eri Cahyadi dan Bakal Calon Wakil Wali Kota Armudji.

Eri bakal didaftarkan ke KPU sebagai paslon dalam Pilkada 2020 memperebutkan kursi jabatan yang akan dilepas Tri Rismaharini (Risma) yang juga kader PDIP.

Sejak lama nama Eri telah digadang-gadang maju dalam Pilwalkot Surabaya. Ia dinilai sejumlah pihak memiliki gaya kepemimpinan seperti Risma.


Serupa Risma yang sebelumnya kenyang dengan jabatan karier abdi negara di Surabaya, Eri pun demikian. Terakhir, Eri diketahui merupakan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Kota (Bappeko) Surabaya.

Ia pun disebut sebagai birokrat yang paling dekat dengan Risma, sehingga dianggap memahami program dan kinerja Wali Kota Surabaya dua periode itu.

Dikutip dari situs pribadi Eri, lulusan Teknik Sipil Institut Teknologi Sepuluh November (ITS) Surabaya 1999 ini mengawali kariernya dengan menjadi konsultan di Jakarta pada 1999-2001. Ia kemudian mendaftar sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) sesuai keinginan ayahnya.

Eri kemudian diterima sebagai PNS di Dinas Bangunan pada 2001. Kemudian, pada usia 30 atau sekitar tujuh tahun menjadi abdi negara, Eri menjadi Plt Kasubag.

"Lantas dipercaya menjabat kepala dinas sejak umur 34, jadi Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman, Cipta Karya dan Tata Ruang," demikian dikutip dari situs pribadi Eri.

Ia lantas mengemban tugas sebagai Kepala Bappeko dan Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kebersihan dan Ruang Terbuka Hijau pada 2018.

Salah satu program yang diklaim sebagai keberhasilan Eri adalah program Surabaya Smart City (SSC) dengan membuat ratusan kampung di ibu kota provinsi Jawa Timur itu memiliki produk bernilai ekonomi untuk menyerap tenaga kerja.

Nama Eri dan Armudji akhirnya diusung PDIP setelah mengalahkan sejumlah nama lain yang sempat muncul dalam bursa cakada Pilwalkot Surabaya pada hari ini. Mereka yang tersingkir adalah Whisnu Sakti Buana dan Puti Guntur Sukarno.

Eri sendiri sebelumnya telah lama disebut sebagai calon yang akan menggantikan Risma. Baligo bergambar dirinya dengan Risma bahkan tergambar di sejumlah ruas jalan di Surabaya.

(psp/kid)

[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK