Wakil Bupati Yalimo Penabrak Polwan Positif Konsumsi Miras

CNN Indonesia | Kamis, 17/09/2020 14:03 WIB
Polisi menyatakan Wakil Bupati Yalimo ED (31), penabrak Bripka (Polwan) Christin Batfeny (36) hingga tewas positif mengkonsumsi miras. Ilustrasi. (Istockphoto/razerbird)
Jakarta, CNN Indonesia --

Kapolda Papua Inspektur Jenderal Paulus Waterpauw mengatakan Wakil Bupati Yalimo ED (31) yang menabrak Bripka Christin Batfeny (36) hingga tewas, positif mengkonsumsi miras.

"Memang benar ED yang menjabat Wabup Yalimo positif mengkonsumsi miras, sedangkan narkoba tidak," kata Paulus Waterpauw di Jayapura, seperti dikutip Antara, Kamis (17/9).

ED saat ini sudah ditetapkan sebagai tersangka dan dikenakan pasal 311 ayat 1,2 dan 5 UU No 22 tahun 2009 tentang lalu lintas dan angkutan jalan.


Menurut Paulus, proses hukum akan terus berjalan sesuai perundangan yang berlaku, karena akibat kelalaiannya telah menyebabkan meninggalnya seseorang.

"Untung saat itu berada di jalan menanjak karena tidak tertutup kemungkinan bila di turunan akan menimbulkan korban lebih banyak, " kata Paulus.

Paulus menegaskan, proses hukum yang dilakukan tidak ada kaitannya dengan pencalonan ED dalam pilkada yang digelar di Yalimo. ED terdaftar sebagai calon bupati Yalimo yang berpasangan dengan John W Will. Dalam pencalonan kali ini, mereka diusung oleh tiga partai, yakni Partai Bulan Bintang, Partai Kebangkitan Bangsa, dan Partai Gerakan Indonesia Raya.

Kini, kasus tersebut ditangani Polresta Jayapura Kota. Kecelakaan lalu lintas yang menewaskan Bripka Christin terjadi di ruas jalan Polimak, Rabu (16/9) sekitar pukul 07.30 WIT. Saat itu, korban hendak menuju Mapolda Papua.

ED yang mengemudikan mobil keluar jalur dan menabrak korban hingga meninggal akibat mengalami luka parah. Kata Paulus, ED juga tidak dapat menunjukkan Surat Izin Mengemudi (SIM) dan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) kepada polisi.

Dari kendaraan pelaku, polisi juga menyita barang bukti berupa botol dan kaleng minuman keras.

(ugo)

[Gambas:Video CNN]


BACA JUGA