Anggota Ombdusman Alvin Lie Dapat Kuota dari Kemendikbud

CNN Indonesia | Selasa, 22/09/2020 10:52 WIB
Anggota Ombudsman Alvin Lie mendapat bantuan kuota internet dari Kemendikbud, padahal dirinya mahasiswa S3. Bantuan sebaiknya diberikan kepada yang butuh. Anggota Ombudsman RI, Alvin Lie mempertanyakan dirinya yang menempuh S3 mendapat bantuan kuota internet dari Kemendikbud. (CNN Indonesia/Bintoro Agung)
Jakarta, CNN Indonesia --

Anggota Ombudsman RI, Alvin Lie mengaku turut mendapat subsidi kuota internet dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud). Alvin yang sedang menempuh pendidikan S3 menyatakan seharusnya dia tak perlu mendapat bantuan tersebut.

"Rasa-rasanya mahasiswa S3 seperti saya enggak perlu diberikan kuota internet. Ini kan untuk membantu yang masih muda, kalau S2, S3 kan umumnya sudah bekerja," katanya kepada CNNIndonesia.com, Selasa (22/9).

Alvin mendapat notifikasi SMS dari operator Telkomsel pada 01.19 WIB tadi, berisi info dirinya mendapat kuota internet pendidikan dari Kemendikbud.


"Selamat Kuota Internet Pendidikan bantuan Kemendikbud berlaku 30 hari anda telah aktif," tulis SMS yang Alvin terima.

Alvin menilai implementasi bantuan kuota yang digagas Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim kacau dan perlu diperbaiki. Ia menyoroti sistem pendataan, verifikasi, dan pemberitahuan yang dilakukan Kemendikbud.

Menurutnya, bantuan kuota internet seharusnya diberikan kepada siswa baik jenjang PAUD/TK, SD, SMP, SMA maupun mahasiswa S1.

"Saya belum lapor ke Kemendikbud dan saya teruskan kepada teman-teman di Telkomsel untuk jadi perhatian agar ada perbaikan dan anggaran belanja negara untuk subsidi diarahkan ke yang membutuhkan dan berhak," ujar Alvin.

Hari ini merupakan hari pertama bantuan subsidi kuota untuk siswa, mahasiswa, guru dan dosen. Subsidi kuota tahap satu bulan ini diterima 22-24 September. Kemudian tahap kedua 28-30 September.

Peserta bakal menerima dua tipe kuota pada bantuan ini, yakni kuota umum dan kuota belajar. Kuota belajar hanya dapat digunakan untuk mengakses laman dan aplikasi pembelajaran yang tercantum pada https://kuota.belajar.kemdikbud.go.id.

Siswa pendidikan anak usia dini (PAUD) bakal mendapat 20 gigabyte (GB), dengan rincian 5 GB kuota umum dan 15 GB kuota belajar. Siswa jenjang dasar dan menengah bakal mendapat 35 GB, dengan rincian 5 GB kuota umum dan 30 GB kuota belajar.

Selanjutnya guru bakal mendapat 42 GB, dengan rincian 5 GB kuota umum dan 37 GB kuota belajar. Mahasiswa dan dosen bakal mendapat 50 GB, dengan rincian 5 GB kuota umum dan 45 GB kuota belajar.

Kuota internet yang diterima di bulan pertama dan kedua berlaku selama 30 hari terhitung sejak diterima. Sedangkan kuota bulan ketiga dan keempat diterima bersamaan dan berlaku selama 75 hari terhitung sejak diterima.

CNNIndonesia.com telah berupaya mengkonfirmasi kesalahan pengiriman kuota kepada Kepala Pusat Data dan Informasi Kemendikbud Muhammad Hasan Chabibie, namun belum mendapat jawaban.

(fey/fra)

[Gambas:Video CNN]