Pemerintah Susun Protokol di Rumah Cegah Klaster Keluarga

CNN Indonesia | Kamis, 24/09/2020 22:46 WIB
Kementerian PPA bakal berkoordinasi dengan Tim Satgas untuk menyusun protokol covid-19 di rumah demi mencegah klaster keluarga. Ilustrasi pemerintah susun protokol kesehatan di rumah cegah klaster keluarga. (Foto: ANTARA FOTO/FB Anggoro)
Jakarta, CNN Indonesia --

Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan (PPA) bakal berkoordinasi dengan Tim Satgas Penanganan Covid-19 untuk menyusun protokol pencegahan Covid-19 bagi keluarga.

Hal itu disampaikan Menteri PPA I Gusti Bintang Ayu Dharmawati dalam konferensi pers virtual lewat akun YouTube Sekretariat Presiden, Kamis (24/9).

"Kami sampaikan dalam waktu segera, PPA akan koordinasi dengan satgas untuk membuat protokol kesehatan keluarga guna mencegah terinfeksi covid di dalam dan di luar rumah," ujar Ayu dalam paparannya.


Ayu mengaku diminta Presiden Joko Widodo untuk menaruh perhatian terkait kasus penyebaran Covid-19 lewat klaster keluarga tersebut. Ia tak menampik bahwa lonjakan kasus Covid-19 sejak awal September lalu termasuk disumbang dari klaster keluarga.

Menurut dia, kemunculan klaster keluarga dipicu oleh aktivitas anggota keluarga di luar rumah. Ayu pun mengingatkan agar anggota keluarga yang kembali ke rumah sepulang beraktivitas terlebih dulu membersihkan badan sebelum berinteraksi dengan anggota keluarga yang lain.

"Kami sarankan untuk tetap memakai masker apalagi di dalam keluarga tersebut ada kelompok rentan seperti balita, demikian juga lansia," kata dia.

Ayu turut mengimbau agar setiap keluarga dapat menghindari pertemuan keluarga besar secara langsung. Menurut dia, ada banyak media atau alternatif agar pertemuan anggota keluarga seperti ulang tahun atau hajatan pernikahan dilakukan secara virtual.

Cara itu penting dilakukan untuk menghindari potensi penyebaran Covid-19 dari klaster keluarga.

"Nah kesempatan inilah inovasi, kreativitas yang harus kita lakukan bersama bagaimana kita bisa menekan penyebaran virus ini," katanya.

Belakangan, muncul klaster keluarga dalam jumlah yang cukup banyak di Yogyakarta dan Bogor. Tercatat ada tujuh klaster keluarga di Yogyakarta pada awal September lalu. 

Mengutip laporan harian Tim Satgas Covid-19, Indonesia terus mencatat rekor penambahan kasus positif harian. Per Rabu (23/9), kasus konfirmasi positif virus corona kembali memecahkan rekor dengan penambahan kasus baru mencapai 4.465 kasus.

Angka tersebut melampaui rekor sebelumnya yakni 4.275 kasus pada 21 September lalu. Selama sepekan terakhir, tambahan kasus positif berada di angka 3.800-4.000 kasus dalam sehari.

(thr/pris)

[Gambas:Video CNN]