Perawat RSAL ke Jokowi: Pasien Ketakutan saat Sesak Napas

CNN Indonesia | Minggu, 27/09/2020 18:43 WIB
Perawat RSAL dr. Ramelan, Sifira Kristingrum yang menangani pasien Covid-19 sejak lima bulan lalu berkomunikasi dengan Presiden Jokowi melalui video call. Presiden Joko Widodo berbincang dengan salah seoerang perawat di RSAL dr. Ramelan, Surabaya, Minggu (27/9). (Biro Pers Sekretariat Presiden)
Jakarta, CNN Indonesia --

Salah seorang perawat di RSAL dr. Ramelan, Surabaya, Sifira Kristingrum berbincang dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi) melalui video call. Fira sehari-hari menangani pasien Covid-19 di Ruang ICU.

Fira menyebut ruang ICU tempatnya berjaga memiliki 16 tempat tidur dan dilengkapi 11 ventilator. Ia mengatakan pasien yang masuk ke ICU mulai menurun dalam dua minggu terakhir.

"Dua minggu terakhir ini pasiennya menurun pak," kata Fira kepada Jokowi mengutip video di Yotube Sekretariat Presiden, Minggu (27/9).


"Oh pasiennya menurun? Ya syukur. Untuk soal fasilitas ketersediaan alat medis dan tenaga medisnya cukup ya berarti?" kata Jokowi melanjutkan perbincangan.

"Iya cukup, puji Tuhan cukup Pak, apalagi mulai bulan ini ada bantuan relawan di ICU," jawab Fira.

Fira bercerita selama menangani kasus Covid-19, pasien sering merasa ketakutan. Menurutnya, jika pasien tersebut sesak napas tetapi dalam kondisi sadar, pasti mengeluh takut.

"Ketakutan dari pasien-pasien itu, kebanyakan ketakutan pak," ujarnya.

Fira bertugas menangani pasien terpapar Covid-19 selama lima bulan atau sejak Mei 2020. Selama rentang waktu tersebut, Fira mengaku sangat jarang bertemu dengan keluarganya.

"Kapan terakhir bertemu dengan keluarga? Apakah diizinkan pulang atau harus berjaga terus di rumah sakit?" tanya Jokowi yang tampak berada di Istana Kepresidenan Bogor.

"Diizinkan pulang Pak, setelah satu bulan kita cek swab, kalau negatif kita pulang," ujar Fira.

Fira pun menitipkan pesan bagi seluruh masyarakat agar senantiasa mematuhi protokol kesehatan, seperti memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak, dengan disiplin.

"Tetap untuk protokol kesehatan tetap tolong dipatuhi karena kalau saya perjalanan pulang itu masih lihat kerumunan massa yang masih tidak memakai masker, masih suka berkerumun pak," kata Fira.

Dalam kesempatan itu, Jokowi menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi tinggi atas kerja keras dan dedikasi Fira beserta seluruh perawat, dokter, dan tenaga medis lainnya dalam menangani dan merawat pasien Covid-19.

"Sekali lagi saya sangat menghargai, sangat mengapresiasi apa yang oleh Mbak Fira lakukan beserta seluruh rekan-rekan perawat, tenaga kesehatan, dokter, semuanya dalam berjuang terus melawan Covid ini. Semoga semuanya segera cepat selesai," kata Jokowi.

Selain dengan perawat, Jokowi juga berbincang dengan salah satu dokter spesialis paru RSPI Sulianti Saroso, Faisal Rizal Matondang, Sp P. Faisal empat mengungkapkan kepada Jokowi bahwa tenaga medis dalam penanganan virus corona masih kurang.

Hingga Minggu (27/9) jumlah kasus positif Covid-19 telah mencapai 275.213 orang. Dari jumlah itu, sebanyak 203.014 orang dinyatakan sembuh dan 10.386 orang meninggal dunia.

(ryh/fra)

[Gambas:Video CNN]