Dokter Senior di Aceh Meninggal usai Terinfeksi Covid

CNN Indonesia | Selasa, 29/09/2020 13:34 WIB
Seorang dokter spesialis paru di Aceh, T Moead Zulkifli, meninggal dunia setelah terinfeksi virus corona disertai dengan penyakit penyerta (komorbid). Ilustrasi. (AP/Dita Alangkara)
Banda Aceh, CNN Indonesia --

Dokter spesialis paru di Aceh, T Moead Zulkifli (80) meninggal dunia di Rumah Sakit Umum Zainoel Abidin (RSUZA) Banda Aceh pada, Selasa (29/9) dini hari tadi, usai terinfeksi virus corona (Covid-19).

Direktur RSUZA Banda Aceh, Azharuddin membenarkan dokter senior di Aceh itu telah berpulang. Kabar duka itu ia dapatkan tadi pagi.

Azharuddin bilang T Moead Zulkifli memiliki riwayat penyakit penyerta yang berat seperti demam, sesak nafas. Kemudian ia juga pernah diserang stroke.


"Beliau ada gejala berat, demam, sesak, beliau juga pernah stroke. Dia memang terkonfirmasi positif Covid-19, sehingga sempat kita rawat beliau di ruang RICU," kata Azharuddin saat dikonfirmasi.

Kemudian, lanjut Azharuddin, saat dirawat almarhum juga sempat kekurangan oksigen. Saat diberikan oksigen tinggi hingga batas yang dibutuhkan, tubuhnya tidak memberikan respons.

Dokter Moead Zulkifli sudah lama tidak berdinas di rumah sakit dan kini statusnya sudah pensiun. "Beliau sudah lama pensiun dan sudah tidak lagi berdinas di rumah sakit," ujar Azharuddin.

Dengan kasus Moead ini total ada empat dokter di Aceh yang meninggal usai terinfeksi Covid-19. Sebelumnya ada dr Imai Indra yang bertugas di RSUZA, Direktur RSUD Sultan Abdul Azis Syah Pereulak, Kabupaten Aceh Timur, dr Darma Widya dan dr Nuchsan yang bertugas di RSUZA. 

Anggota DPRD Sumut Positif Covid

Dari Sumatera Utara dua anggota DPRD Sumut, seorang staf dan ASN terpapar virus corona. Tak lama setelah itu seluruh anggota DPRD Sumut, staf serta pegawai menjalani swab tes Covid-19.

Dalam surat Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Sumut kepada Ketua DPRD Sumut tertanggal 26 September 2020, tes swab dilakukan dalam rangka tracing guna memutus rantai penyebaran Covid di lingkungan Sekretariat DPRD Sumut.

"Di situ ada beberapa positif, ada anggota dewan dua orang, staf 1 orang ada ASN 1 orang. Jadi kita sarankan di sana semua ikut tes. Jadi hari ini tindak lanjut yang 4 orang itu. Orang itu mau abis raker mau nggak sama aja buat saya itu. Kita lagi bertarung ini, bukan mau main-main. Capek kita," kata Ketua GTPP Covid-19 Sumut, Alwi Mujahid saat dikonfirmasi CNNIndonesia.com.

Ketua DPRD Sumut, Baskami Ginting menyebutkan dari data yang diperolehnya ada dua orang anggota dewan yang dinyatakan positif Covid-19 antara lain Meryl Rouli Saragih, anggota DPRD Sumatera Utara dari Fraksi PDIP dan Ketua Komisi E DPRD Sumut, Dimas Tri Adji.

"Kemarin saya dapat info ada dua orang yang kena (Covid) yaitu Meryl dan Dimas. Makanya saya minta kawan-kawan semua di swab. Saya belum dapat info yang pas dari mana mereka itu Covid. Cuma infonya mereka kena terus isolasi," ucapnya.

Data yang diperoleh dari GTPP Sumut per tanggal 29 September 2020  sudah 10.123 kasus positif virus Corona di Sumut. Sedangkan untuk kasus sembuh, saat ini berjumlah sebanyak 6.635 orang dan meninggal menjadi 424 orang. 

(dra/fnr/wis)

[Gambas:Video CNN]