Viral Serangan Diduga Geng Motor Ciputat, 8 Orang Ditangkap

CNN Indonesia | Selasa, 29/09/2020 17:27 WIB
Polres Tangsel meringkus delapan orang terkait aksi penyerangan di Ciputat. Akibat aksi itu, seorang mengalami luka tusukan pecahan botol. Ilustrasi. (ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga)
Jakarta, CNN Indonesia --

Polres Tangerang Selatan meringkus delapan orang terkait aksi penyerangan di wilayah Ciputat, Minggu (27/9) dini hari. Akibat aksi itu, seorang mengalami luka akibat tusukan pecahan botol.

Aksi penyerangan itu terekam dalam sebuah video dan viral di media sosial. Salah satunya diunggah akun Instagram @tangsel.life.

"Telah diamankan delapan orang, lima saksi dan tiga terduga pelaku," kata Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Tangsel AKP Angga Surya Saputra saat dikonfirmasi, Selasa (29/8).


Selain menangkap delapan orang, kata Angga, pihaknya juga turut mengamankan barang bukti berupa pecahan botol kaca.

Pecahan botol kaca itu diketahui digunakan pelaku untuk menyerang korban. Akibat penusukan itu, korban bernama Putra Muhamad Sidqi terluka di bagian pergelangan tangan.

"Pecahan botol yang digunakan untuk melukai korban berhasil diamankan, penyidikan masih berjalan," ucap Angga.

[Gambas:Instagram]

Dalam unggahan akun Instagram @tangsel.life, disebutkan bahwa aksi penyerangan itu bermula saat korban sedang naik motor dan dicegat oleh segerombolan geng motor di Jalan AMD Gandaria, Kampung Sawah, Ciputat.

Setelah itu, korban ditarik ke sebuah pos dan dipukuli secara beramai-ramai tanpa sebab yang jelas.

Masih dalam unggahan itu, akibat penyerangan itu nadi korban putus dan harus menjalani operasi.

"Tangan nyaris putus diserang gerombolan pemotor," demikian keterangan dalam unggahan itu.

(dis/pmg)

[Gambas:Video CNN]