Pakar Jelaskan Keamanan Vaksin yang Tengah Diuji Klinis

KPC PEN, CNN Indonesia | Sabtu, 31/10/2020 20:16 WIB
Guru Besar FK Unpad mengatakan vaksin tidak akan sampai ke fase III uji klinis jika tidak aman atau menimbulkan efek samping yang berbahaya. Ilustrasi vaksin corona yang tengah dikembangkan di Indonesia. (Dok. Bio Farma)
Jakarta, CNN Indonesia --

Prof. Dr. dr. Cissy Rachiana Sudjana Prawira-Kartasasmita, Guru Besar Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran, menegaskan bahwa vaksin COVID-19 Sinovac tidak akan sampai ke tahapan uji klinis fase III jika ditemukan tidak aman atau menimbulkan efek samping yang berbahaya. 

"Kalau tidak aman, uji klinik sudah dihentikan dari awal, dengan kata lain tidak boleh naik kelas. Ini sudah bisa dikatakan aman, fase satu sudah ada laporannya, aman, kemudian dilanjutkan dengan fase 2, sudah dilaporkan aman," kata Prof Cissy.

Cissy juga menyatakan bahwa terdapat jurnal-jurnal internasional yang terakreditasi dan melaporkan hasil fase 1 dan 2.


"Dalam jurnal tersebut dikatakan uji klinik fase 1 dan 2 dari vaksin COVID-19 Sinovac sudah aman, itu bagus sekali. Tapi memang laporan uji klinik fase 3 belum ada karena yang di Brasil mungkin baru selesai bulan Oktober ini dan yang di Indonesia baru selesai tahun depan. Sebaiknya kita tunggu hasil dari uji klinik fase 3," ujar Profesor yang juga merupakan Ketua Satgas Imunisasi IDAI dan Ketua Pokja Vaksinasi Peralmuni.

Berbagai kandidat vaksin saat ini tengah disiapkan pemerintah, antara lain Sinovac, Cansino dan Sinopharm. Vaksin Sinovac yang akan diproduksi bersama Bio Farma, saat ini sudah berada pada tahap uji klinik fase 3 di Bandung dan telah mengambil subjek sebanyak 1.620 orang dewasa dan sedang menunggu hasilnya.

Terkait dengan uji klinik fase 3 harus dilakukan di negara produsen vaksin tersebut, Cissy mengatakan secara aturan boleh saja dilakukan di luar negeri tapi memang supaya lebih yakin uji klinik fase 3 dilakukan di negara yang ingin memakainya.

"Uji klinik fase 3 itu adalah untuk melihat efikasi atau khasiat dari vaksin, selain keamanan nya juga. Apakah setelah divaksinasi, seseorang itu bisa jadi sakit atau tidak dan memang salah satu syarat dari uji klinik fase 3 harus dilakukan di lebih dari satu senter," katanya.

"Kami sangat senang dan menyambut baik apa yang Bapak Presiden katakan mengenai vaksin COVID-19 harus dipastikan aman dan jangan terburu-buru. Karena keamanan untuk semua orang sangat penting."

(vws)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK