Mahfud Wanti-wanti Pihak Pengganggu Ibunya di Pamekasan

CNN Indonesia | Selasa, 01/12/2020 22:27 WIB
Menko Polhukam, Mahfud MD, mewanti-wanti pihak yang mengepung rumahnya di Pamekasan, Jawa Timur, pada Selasa (1/12) karena mengganggu ibunya. Menko Polhukam, Mahfud MD, mewanti-wanti pihak yang mengganggu ibunya karena mengepung rumahnya di Pamekasan, Jawa Timur, pada Selasa (1/12). (Dok. Humas Polhukam)
Jakarta, CNN Indonesia --

Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum, dan Keamanan, Mahfud MD, mewanti-wanti pihak yang mengepung rumahnya di Pamekasan, Jawa Timur, pada Selasa (1/12) karena mengganggu ibunya.

Mahfud melontarkan pernyataan ini saat menanggapi kicauan yang memperlihatkan video massa mengepung rumahnya diPamekasan.

Di awal pernyataannya, Mahfud mengatakan bahwa ia selalu berusaha menghindar untuk menindak orang yang menyerang pribadinya.


"Saya selalu berusaha menghindar untuk menindak orang yang menyerang pribadi saya karena khawatir egois dan sewenang-wenang karena saya punya jabatan. Saya siap tegas untuk kasus lain yang tak merugikan saya," tulis Mahfud.

Ia kemudian menulis, "Tapi kali ini mereka mengganggu ibu saya, bukan mengganggu menko polhukam."

Tak lama sebelum Mahfud berkomentar, Polda Jawa Timur menyatakan bahwa massa mengepung rumah pejabat itu karena menolak pemeriksaan pemimpin Front Pembela Islam (FPI), Rizieq Shihab.

Kepala Bidang Humas Polda Jawa Timur, Kombes Trunoyudo Wishnu Andiko, mengatakan bahwa peristiwa pengepungan rumah Mahfud tersebut hanya berlangsung sekitar lima menit.

"Ada Ibunda beliau dan sedang istirahat saat itu," ujarnya.

Trunoyudo kemudian menegaskan bahwa Polda Metro Jaya sudah sesuai aturan saat memanggil Rizieq terkait kasus dugaan pelanggaran protokol kesehatan Covid-19 di Petamburan, Jakarta Pusat.

"Terkait pemanggilan pemeriksaan HRS di Polda Metro Jaya. Ini sudah sesuai, dengan kapolres di lapangan langsung turun membubarkan secara preventif," katanya.

(has/asa)
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK