Korban Tewas Tabrakan Beruntun Sumedang Jadi 2 Orang

CNN Indonesia | Selasa, 01/12/2020 23:50 WIB
Korban meninggal dunia akibat tabrakan beruntun di Jalan Raya Bandung-Cirebon dipastikan bertambah satu orang menjadi dua. Ilustrasi. (Istockphoto/razerbird)
Bandung, CNN Indonesia --

Korban meninggal dunia akibat tabrakan beruntun di Jalan Raya Bandung-Cirebon, Sumedang, dipastikan bertambah satu orang menjadi dua.

"Korban meninggal ada dua. Satu meninggal di TKP, kemudian yang satu meninggal dunia dalam penanganan sekitar setengah jam lalu di RSUD Sumedang," kata Kasat Lantas Polres Sumedang, Ajun Komisaris Eryda Kusumah.

Eryda mengatakan bahwa korban kecelakaan secara keseluruhan sebanyak orang. Selain dua korban meninggal, satu orang mengalami luka berat dan lima lainnya luka ringan. Seluruh korban akibat peristiwa kecelakaan ini sudah dalam penangananRSUDSumedang.


Salah satu korban meninggal dunia yang saat mendapat penanganan medis di RSUD Sumedang teridentifikasi bernama M Noval. Namun, identitas satu korban yang tewas di lokasi belum diketahui.

Tabrakan beruntun ini terjadi di Jalan Raya Bandung-Cirebon atau tepatnya di depan Alun-alun Tanjungsari, Sumedang, Jawa Barat, Selasa (1/12) siang.

Belum diketahui pasti penyebab kecelakaan tersebut. Namun, kecelakaan ini diduga akibat rem truk yang tidak berfungsi dengan baik.

Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Sumedang, Ajun Komisaris Eryda Kusumah mengatakan bahwa kecelakaan itu terjadi ekitar pukul 14.45 WIB. Saat itu, dump truk bernomor polisi Z 9355 HB mengalami rem blong hingga menabrak sejumlah kendaraan lain.

"Truk besar melaju dari arah Bandung menuju Sumedang. Di sekitar Alun-alun Tanjungsari, diduga truk mengalami rem blong hingga hilang kendali dan menabrak motor honda beat, gerobak pedagang, angkot trayek Rancakalong-Tanjungsari, dan mobil Mitsubishi Pajero Sport, kemudian menabrak truk lainnya," ujar Eryda.

Hingga saat ini, pihak Satlantas Polres Sumedang masih melakukan olah tempat kejadian perkara untuk menganalisis penyebab kecelakaan.

"Seorang sopir truk dan kernet sudah kita amankan di Mapolres Sumedang. Untuk indikasi awal, ada potensi tersangka karena tidak berfungsinya rem," kata Eryda.

(hyg/has)
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK