Geledah Kantor Kemensos, KPK Sita Dokumen Bansos Corona

CNN Indonesia | Selasa, 08/12/2020 13:49 WIB
KPK menyita dokumen terkait penanganan bansos corona usai menggeledah kantor Kemensos. Dokumen itu akan dikonfirmasi kepada para pihak terkait. KPK menyita sejumlah dokumen terkait bansos corona usai menggeledah kantor Kemensos. (Foto: ANTARA FOTO/ASPRILLA DWI ADHA)
Jakarta, CNN Indonesia --

Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita sejumlah dokumen terkait kasus dugaan rasuah bantuan sosial (bansos) untuk penanganan virus corona (Covid-19).

Hasil itu diperoleh dari penggeledahan yang dilakukan pada Senin (7/12) di Kantor Kementerian Sosial serta kediaman dua tersangka yakni Matheus Joko Santoso dan Adi Wahyono selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) di lingkungan Kemensos.

"Dalam penggeledahan tersebut ditemukan dan diamankan dokumen-dokumen yang terkait dengan perkara ini," kata Plt. Juru Bicara Penindakan KPK, Ali Fikri, Selasa (8/12).


Saat ini, terang Ali, dokumen tersebut masih dianalisis untuk kemudian disita dengan seizin Dewan Pengawas KPK.

"Untuk selanjutnya disita dan dikonfirmasi kepada saksi-saksi yang akan dipanggil dan diperiksa tim penyidik," ucap juru bicara berlatar belakang jaksa ini.

KPK sebelumnya menetapkan Menteri Sosial Juliari Peter Batubara sebagai tersangka. Ia diduga menerima uang senilai total Rp17 miliar dari dua pelaksanaan paket bantuan sosial berupa sembako untuk penanganan Covid-19.

Saat ini, Juliari yang merupakan kader PDI Perjuangan telah ditahan di rumah tahanan negara (Rutan) Cabang KPK Pomdam Jaya Guntur.

Selain Juliari, komisi antirasuah juga menetapkan empat orang lain yang terdiri dari unsur penyelenggara negara dan swasta sebagai tersangka.

(ryn/psp)

[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK