Pasien Covid-19 Asal Bekasi Melahirkan Bayi di RS Wisma Atlet

CNN Indonesia | Minggu, 13/12/2020 14:34 WIB
Seorang warga bekasi pasien positif covid-19 di RSD Wisma Atlet Kemayoran melahirkan bayi perempuan. Bayi yang lahir akan turut menjalani tes swab. Seorang pasien positif covid-19 di RSD Wisma Atlet Kemayoran melahirkan bayi perempuan. (Foto: CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Jakarta, CNN Indonesia --

Seorang warga Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, menjalani perawatan di Tower 4 Rumah Sakit Darurat (RSD) Wisma Atlet, Kemayoran karena terinfeksi virus covid-19 melahirkan seorang bayi perempuan, Sabtu (12/12) kemarin.

Warga yang diketahui bernama Vini tersebut saat ini telah dirujuk dan menjalani perawatan lanjutan di RS Mitra Keluarga Kemayoran. Dengan kejadian itu, Vini tercatat menjadi satu-satunya pasien covid-19 yang menjalani proses kelahiran di Wisma Atlet, sejak tempat itu difungsikan sebagai RS darurat covid-19 sejak 23 Maret 2020.

"Kemarin lahir bayi perempuan di Tower 4 Wisma Atlet. Ibu tersebut ketika dibawa ke sini sudah 9 bulan ya, 29 November dibawa ke Wisma Atlet. Untuk saat ini dirujuk ke RS Mitra Keluarga bersama bayinya," kata Komandan Lapangan RSD Wisma Atlet Kemayoran Letkol Muhammad Arifin saat dihubungi CNNIndonesia.com, Minggu (13/12).


Arifin bilang, Vini terpantau menjalani persalinan secara normal dibantu oleh tim medis dan paramedis RSD Wisma Atlet. Kondisi ibu dan anak itu juga terpantau sehat dan stabil hingga saat ini.

Kendati demikian, Arifin memastikan bayi tersebut akan menjalani pemeriksaan menggunakan metode Polymerase Chain Reaction (PCR) atau tes swab untuk memastikan apakah bayi tersebut ikut terpapar covid-19 atau tidak.

Lebih lanjut, Arifin pun menegaskan insiden kelahiran Vini merupakan kali pertama yang terjadi di RSD Wisma Atlet. Sebab, Wisma Atlet sejauh ini hanya menerima pasien covid-19 dengan kondisi gejala ringan hingga sedang saja.

"Karena sebenarnya pasien hamil tidak masuk dalam kriteria penerimaan yang bisa masuk dan dirawat di sini karena fasilitas persalinannya tidak ada. Namun karena memperhatikan faktor kemanusiaan waktu pasien datang ke sini malam-malam, sehingga diterima," jelasnya.

Dihubungi terpisah, Vini mengaku, saat ini ia dan bayinya sedang menjalani pemulihan di RS Mitra Keluarga, dan sejauh ini dalam kondisi yang baik. Vini juga menyebut dirinya sebenarnya sudah mengantongi izin untuk menjalani isolasi mandiri di rumah, sebab hasil pemeriksan CT (Cycle Threshold) miliknya sudah terpantau stabil.

Tim medis Puskesmas Kramat Jati mengambil sampel lendir saat tes swab pada ibu hamil di Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) Dahlia, Kelurahan Tengah, Kramat Jati, Jakarta, Jumat, 12 Juni 2020. CNN Indonesia/Adhi WicaksonoTim medis Puskesmas Kramat Jati mengambil sampel lendir saat tes swab pada ibu hamil di Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) Dahlia, Kelurahan Tengah, Kramat Jati, Jakarta, Jumat, 12 Juni 2020. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)

Vini pun membeberkan riwayat covid-19 yang dialaminya. Menurutnya, ia pertama kali dinyatakan positif covid-19 pada 29 November 2020 berdasarkan hasil pemeriksaan swab yang dilakukan oleh perusahaannya.

Saat itu ia langsung mendatangi RS Swasta di Bekasi dan kemudian diberikan surat rujukan ke Wisma Atlet, sebab kondisi rumahnya tak memungkinkan untuk isolasi mandiri pada saat itu.

"Saat ini sedang recovery di RS Mitra Keluarga, dan besok bayi saya dites swab," kata Vini kepada CNNIndonesia.com.

Vini pun berharap hasil pemeriksaan covid-19 terhadap anaknya menunjukkan hasil negatif. Adapun nama 'Atlecia Afrina' yang disematkan kepada bayinya itu ia pilih sebagai simbol pengingat dan rasa terima kasih atas jasa tenaga medis yang membantu persalinannya.

"Namanya Atlecia Afrina, Afrina itu nama dokter yang membantu melahirkan kemarin," pungkas Vini.

Sementara itu, berdasarkan data media center RSD Wisma Atlet per Minggu (13/12) pukul 08.00 WIB. Sebanyak 3.094 pasien terkonfirmasi positif covid-19 yang terdiri dari 1.553 pria dan 1.541 wanita, yang dirawat di tower 4, 6 dan 7.

Sedangkan 1.158 pasien Covid-19 lainnya menempati tower 5 sebagai flat isolasi mandiri bagi pasien Covid-19 berstatus orang tanpa gejala. Sehingga secara keseluruhan sebanyak 4.252 pasien positif covid-19 dirawat di empat tower RSD Wisma Atlet.

(khr/psp)

[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK