Mahfud: Setahun KPK Era Firli Lebih Berprestasi dari Agus dkk

CNN Indonesia | Senin, 28/12/2020 14:45 WIB
Menko Polhukam Mahfud MD menyebut tahun pertama KPK era Firli lebih banyak prestasi dari Agus Rahardjo Cs karena berani menangkap dua menteri. Menko Polhukam Mahfud MD menyebut KPK di bawah era Firli lebih baik ketimbang era Agus Rahardjo cs. (Foto: CNN Indonesia/Feri Agus Setyawan)
Jakarta, CNN Indonesia --

Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD menyatakan bahwa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di bawah kepemimpinan Firli Bahuri lebih bertaji dibandingkan periode sebelumnya.

Menurut Mahfud, hal itu terbukti dari tahun pertama kepemimpinan Firli dan kawan-kawan, KPK sudah bisa menangkap dua menteri Kabinet Indonesia Maju, Edhy Prabowo dan Juliari Batubara. Menurutnya, pencapaian serupa tidak dapat dilakukan di era kepemimpinan Agus Rahardjo cs di periode sebelumnya.

"Kalau mau kita objektif, tahun pertama KPK yang sekarang dibandingkan dengan tahun pertama KPK yang sebelumnya itu objektifnya jauh lebih banyak sekarang prestasinya," kata Mahfud dalam sebuah diskusi virtual, Senin (28/12).


Mahfud mengatakan, pencapaian itu tidak dapat dilakukan Agus Rahardjo cs. Ia bahkan menyebut jika di tahun pertama kepemimpinannya, Agus tidak bisa melakukan hal serupa.

"Kita ingat Agus Rahardjo menjadi ketua KPK pertama bersama Saut [Situmorang] dan sebagainya itu tahun pertama enggak bisa berbuat apa-apa," ujar dia.

"Ini sekarang setahun sudah bisa berani menangkap menteri, DPR, DPD, DPRD, bupati, wali kota juga ditangkapin juga. Udah lebih banyak saat ini sebenarnya," kata Mahfud melanjutkan.

Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) itu mengaku heran jika saat ini masih banyak masyarakat yang menuding pemerintah turut melemahkan KPK.

Menurut dia, pemerintah selama ini tidak pernah ikut campur dalam penegakan hukum yang dilakukan komisi antirasuah itu. Ia juga memastikan bahwa KPK lembaga independen.

"KPK itu adalah lembaga di dalam rumpun eksekutif, tetapi bukan bagian dari lembaga eksekutif seperti KPU juga, Komnas HAM. Itu kan rumpunnya eksekutif tapi bukan bagian apalagi bawahan eksekutif," pungkasnya.

Jika diukur dari jumlah tangkap tangan terhadap para pejabat negara, setahun kepemipinan KPK era Firli diketahui hanya menangkap delapan orang. Di antaranya termasuk mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo dan mantan Menteri Sosial Juliari Batubara yang menyerahkan diri usai anak buahnya ditangkap KPK.

Sementara setahun pertama di era Agus cs, KPK melakukan tangkap tangan sebanyak 17 kali. Jumlah tangkap tangan itu diklaim sebagai yang terbanyak sejak sejarah KPK berdiri pada 2003.

(dmi/psp)

[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK