PKB soal Nama Calon Kapolri: Insyaallah Satu, Listyo Sigit

CNN Indonesia | Selasa, 12/01/2021 07:17 WIB
Politikus PKS Jazilul Fawaid memprediksi surpres Jokowi soal nama calon kapolri akan dikirim pada Rabu Wage, berdasarkan penanggalan Jawa, atau 13 Januari. Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo masuk bursa nama calon Kapolri. Foto: ANTARA FOTO/GALIH PRADIPTA
Jakarta, CNN Indonesia --

Anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Jazilul Fawaid menyatakan Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah memilih Kepala Badan Reserse Kriminal (Kabareskrim) Polri Komisaris Jenderal (Komjen) Listyo Sigit Prabowo menjadi calon tunggal Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) yang akan diusulkan Jokowi ke DPR.

Menurutnya, Listyo menjadi nama yang terpilih dari lima nama yang direkomendasikan Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) terkait nama calon Kapolri pengganti Jenderal Idham Azis.

"Insyaallah satu nama. Pak Listyo Sigit Prabowo calon kuat dan pantas," ujar Jazilul saat dikonfirmasi CNNIndonesia.com, Senin (11/1).


Namun begitu, Wakil Ketua MPR RI itu mengaku pernyataannya tersebut tidak bermaksud untuk mendahului takdir Tuhan atau ketentuan Presiden.

"Sekali lagi, saya menyampaikan ini tanpa bermaksud mendahului takdir Allah dan ketentuan Presiden," katanya.

Dia pun menyatakan DPR belum menerima surat presiden (surpres) terkait pergantian calon Kapolri hingga saat ini. Jazilul memprediksi surpres tersebut baru akan dikirimkan Jokowi ke DPR pada Rabu Wage, berdasarkan penanggalan Jawa, atau 13 Januari.

Menurutnya, Rabu Wage merupakan waktu yang baik dalam perhitungan budaya Jawa.

"Rabu Wage lebih bagus hitungannya, neptunya sebelas. Hitungannya Rabu angkanya tujuh dan Wage angkanya empat dijumlah jadi neptunya angka 11. Itu ilmu Jawa, ilmu titen namanya bersumber dari kebiasaan alam dan manusia," kata Wakil Ketua Umum PKB itu.

Wakil Ketua MPR Jazilul Fawaid saat ditemui di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta pada Jumat (13/12)Wakil Ketua MPR Jazilul Fawaid saat ditemui di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta pada Jumat (13/12) Foto: CNN Indonesia/Martahan Sohuturon

Senada, Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad menyatakan lembaganya belum menerima surpres dari Jokowi terkait calon Kapolri hingga Senin (11/1).

"Sampai hari ini, DPR belum menerima surat dari presiden mengenai calon kapolri," kata Dasco kepada wartawan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta pada Senin (11/1).

Dia menyatakan DPR dalam posisi menunggu surpres terkait calon kapolri tersebut saat ini. Menurutnya, DPR akan memproses surpres sesuai mekanisme yang berlaku bila sudah diserahkan oleh Jokowi.

Dasco pun menegaskan pihaknya meyakini Jokowi akan mempertimbangkan masa purna tugas Idham yang jatuh pada 25 Januari 2021.

"Itu ada aturannya berapa hari. Tentunya, surat tersbeut akan datang sebelum masa batas jatuh temponya, mari kita tunggu saja," ucap Dasco

Menko Polhukam Mahfud MD mengungkapkan bahwa Kompolnas mengusulkan lima nama jenderal bintang tiga alias berpangkat komisaris jenderal (komjen) ke Jokowi sebagai pengganti Idham.

Selain Listyo, empat polisi berpangkat komjen yang diusulkan oleh Kompolnas adalah Wakapolri Komjen Gatot Eddy Pramono, Kepala BNPT Komjen Boy Rafli Amar, Kabaharkam Komjen Agus Andrianto, serta Kalemdikpol Komjen Arief Sulistyanto.

(mts/ain)

[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK