Korban Tewas Longsor Sumedang Bertambah Jadi 32 Orang

CNN Indonesia | Minggu, 17/01/2021 15:36 WIB
Tim SAR gabungan menemukan tiga korban longsor Sumedang dalam keadaan meninggal, dengan begitu total korban mencapai 32 orang, sementara 8 masih dicari. Tim SAR Gabungan melakukan pencarian korban tanah longsor di Cimanggung, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Senin (11/1/2021). (Foto: ANTARA FOTO/NOVRIAN ARBI)
Jakarta, CNN Indonesia --

Tim Search and Rescue (SAR) gabungan yang melangsungkan pencarian dan penyelamatan korban longsor di Desa Cihanjuang, Kecamatan Cimanggung, Kabupaten Sumedang menemukan total 32 orang korban meninggal dunia.

Jumlah itu didapat setelah menurut Kepala Basarnas Bandung Deden Ridwansyah pada Minggu (17/11), timnya menemukan tiga korban tertimbun material longsor dalam keadaan meninggal.

Namun begitu tim masih mencari 8 orang lainnya yang diduga tertimbun material longsor.


"Jumlah korban meninggal dunia 32 orang. Jumlah korban dalam pencarian 8 orang," tutur Deden melalui keterangan resmi.

Korban pertama pada pencarian kali ini ditemukan di wilayah sektor satu atau tempat hajatan dan lapangan voli sekitar pukul 10.34 WIB. Diketahui korban merupakan seorang perempuan.

Kemudian, korban berjenis kelamin perempuan lainnya ditemukan tim pada pukul 10.47 WIB. Selanjutnya pukul 12.01 WIB, tim kembali menemukan satu korban berjenis kelamin perempuan.

Ketiga korban dievakuasi menggunakan ambulans ke Posko Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Jabar di Puskesmas Sawah Dadap untuk diidentifikasi.

Deden mengatakan, operasi SAR hari ke-9 difokuskan pada dua sektor yaitu sektor pertama di rumah hajatan dan lapang voli serta sektor kedua di rumah terdampak pada longsoran pertama.

Berikut data nama korban meninggal dunia dalam bencana longsor Sumedang:

1. Suhanda (43), laki-laki, MP Cimanggung

2. Cahyo Riyadi (tidak diketahui), laki-laki, Margajaya

3. Diding (tidak diketahui), laki-laki, Kampung Bojongkondang

4. Dudung (tidak diketahui), laki-laki, Kampung Bojongkondang

5. Yedi (tidak diketahui), laki-laki, petugas BPBD Sumedang

6. Wildan (6), laki-laki, Cihanjuang

7. Yani (27), perempuan, Cihanjuang

8. Nardiyanto (58), laki-laki, Perum SBG Cihanjuang

9. Engkus Kuswara (43), laki-laki, Sawah Dadap

10. Danramil Cimanggung Kapten Setyo Pribadi (55), laki-laki, Dusun Cikole

11. Beni Heriyanto (40), laki-laki, Perum SBG Cihanjuang

12. Asep Saripudin (tidak diketahui), laki-laki, Cihanjuang

13. Lili Ali Nurdin (tidak diketahui), laki-laki, Cihanjuang

14. Totoy Kusmiati (50), perempuan, Sawah Dadap

15. Yaya (50), laki-laki, Sukadana

16. Kusnandar (tidak diketahui), laki-laki, Cihanjuang

17. Ahmad Yani (50), laki-laki, Cuklik

18. Robi Ramdani (23), laki-laki, Cicabe

19. Siti Maemunah (50), perempuan, Mangunarga

20. Dadang Kusnadi (50), laki-laki, Sindang Pakuon

21. Tati Kusmiati (50), perempuan, Cihanjuang

22. Yayat (42), laki-laki, Cihanjuang

23. M Yusuf (13), laki-laki, Cihanjuang

24. Syarip (22), laki-laki, Cihanjuang

25. Jaka Sopandi (42), laki-laki, Cihanjuang

25. Ajat Sudrajat (50), laki-laki, Cihanjuang

26. Abas Rohandi (27), laki-laki, Cihanjuang

27. Dadah Suhendar (65), laki-laki, Desa Sukadana

28. Endang Lukman (51), laki-laki, Desa Sukanda

29. Belum diketahui

30. Belum diketahui

31. Belum diketahui

32. Belum diketahui

Pada Sabtu (9/1) pekan lalu, tanah longsor terjadi di Desa Cihanjuang, Sumedang sekitar pukul 16.45 WIB. Selang beberapa jam setelahnya, longsor susulan kembali terjadi sekitar pukul 19.30 WIB.

Akibat insiden susulan itu, korban yang tertimbun material longsor menjadi lebih banyak karena banyak warga dan tim SAR gabungan yang tengah melangsungkan evakuasi dan pendataan korban akibat longsor pertama.

(hyg/nma)

[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK