25 Tewas, 15 Hilang Tertimbun Longsor Sumedang Masih Dicari

CNN Indonesia | Sabtu, 16/01/2021 14:06 WIB
Operasi pencarian korban yang diduga tertimbun longsor di Sumedang Jawa Barat diperpanjang meski sudah 7 hari pencarian. Jumlah korban tewas longsor di Sumedang hingga saat ini berjumlah 25 orang. ( ANTARA FOTO/NOVRIAN ARBI)
Jakarta, CNN Indonesia --

Tim SAR gabungan terus melanjutkan pencarian 15 korban diduga tertimbun longsor di Desa Cihanjuang, Kecamatan Cimanggung, Kabupaten Sumedang. Hingga Sabtu (16/1) pukul 10.00 WIB, total korban meninggal dunia yang berhasil ditemukan yaitu 25 orang.

"Jumlah korban yang masih dalam pencarian sebanyak 15 orang. Korban terakhir yang ditemukan tim SAR gabungan pada Jumat (15/1) yaitu bernama Jaka Sopandi (42)," kata Kepala Basarnas Bandung Deden Ridwansyah dalam keterangannya, Sabtu (16/1).

Adapun pencarian hari ini dibagi menjadi empat sektor yaitu sektor pertama di sekitar rumah hajatan dan lapangan voli. Sektor dua di Gedung TK, sektor tiga di belakang Masjid An-Nur dan sektor empat di rumah terdampak longsoran pertama.


"Jika korban ditemukan akan dievakuasi menggunakan ambulans ke Posko DVI di Puskesmas Sawah Dadap," ujar Deden.

Adapun alat utama yang digunakan yaitu 4 unit excavator, 7 unit alkon, peralatan ekstrikasi, peralatan komunikasi, peralatan medis dan APD personal.

Deden mengatakan, mengingat masih banyaknya korban dan banyaknya permintaan dari keluarga korban, masa pencarian orang yang dilaporkan hilang dalam kejadian longsor di Desa Cihanjuang, diperpanjang sampai Senin (18/1) mendatang.

Standar operasional prosedur untuk operasi SAR hanya tujuh hari. Tapi, dengan masih banyaknya korban hilang yang belum ditemukan, maka operasi SAR kami perpanjang hingga tiga hari ke depan," tutur Deden.

Sebelumnya longsor terjadi di Desa Cihanjuang pada Sabtu (9/12) sekitar pukul 16.45 WIB dan longsor susulan sekitar pukul 19.30 WIB.

Pada longsor susulan, korban tertimbun lebih banyak karena pada saat itu banyak warga dan tim SAR gabungan yang sedang melakukan evakuasi dan pendataan terhadap jumlah korban pada longsor pertama.

Berikut data nama korban meninggal dunia dalam bencana longsor Sumedang:

1. Suhanda (43), laki-laki, MP Cimanggung

2. Cahyo Riyadi (tidak diketahui), laki-laki, Margajaya

3. Diding (tidak diketahui), laki-laki, Kampung Bojongkondang

4. Dudung (tidak diketahui), laki-laki, Kampung Bojongkondang

5. Yedi (tidak diketahui), laki-laki, petugas BPBD Sumedang

6. Wildan (6), laki-laki, Cihanjuang

7. Yani (27), perempuan, Cihanjuang

8. Nardiyanto (58), laki-laki, Perum SBG Cihanjuang

9. Engkus Kuswara (43), laki-laki, Sawah Dadap

10. Danramil Cimanggung Kapten Setyo Pribadi (55), laki-laki, Dusun Cikole

11. Beni Heriyanto (40), laki-laki, Perum SBG Cihanjuang

12. Asep Saripudin (tidak diketahui), laki-laki, Cihanjuang

13. Lili Ali Nurdin (tidak diketahui), laki-laki, Cihanjuang

14. Totoy Kusmiati (50), perempuan, Sawah Dadap

15. Yaya (50), laki-laki, Sukadana

16. Kusnandar (tidak diketahui), laki-laki, Cihanjuang

17. Ahmad Yani (50), laki-laki, Cuklik

18. Robi Ramdani (23), laki-laki, Cicabe

19. Siti Maemunah (50), perempuan, Mangunarga

20. Dadang Kusnadi (50), laki-laki, Sindang Pakuon

21. Tati Kusmiati (50), perempuan, Cihanjuang

22. Yayat (42), laki-laki, Cihanjuang

23. M Yusuf (13), laki-laki, Cihanjuang

24. Syarip (22), laki-laki, Cihanjuang

25. Jaka Sopandi (42), laki-laki, Cihanjuang

(hyg/sur)

[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK