Korban Meninggal Banjir Kalsel 21 Orang, 63 Ribu Mengungsi

CNN Indonesia | Rabu, 20/01/2021 16:55 WIB
TNI mencatat jumlah Keluarga terdampak banjir Kalsel mencapai 120.284 KK, dengan korban meninggal 21 orang dan jumlah jiwa terdampak 342.987 orang. Sejumlah warga berada di musala yang dijadikan tempat pengungsian saat banjir di Desa Antasan Senor, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, Jumat (15/1/2021). (ANTARA FOTO/BAYU PRATAMA S)
Jakarta, CNN Indonesia --

Danrem 101/Antasari Brigjen TNI Firmansyah melaporkan jumlah korban meninggal akibat banjir yang melanda Kalimantan Selatan sebanyak 21 orang, dan sebanyak 63.608 orang berada di lokasi pengungsian.

Laporan tersebut berdasarkan pada data pada hari ini, Rabu (20/1). Firmansyah mengatakan, laporan itu bersifat dinamis karena pencarian dan pendataan korban masih terus berlangsung.

"Jumlah Keluarga terdampak sebanyak 120.284 KK, dengan korban meninggal 21 orang, jumlah jiwa terdampak 342.987 orang, dan jumlah pengungsi di beberapa tempat pengungsian sebanyak 63.608 orang," kata Firmansyah dalam konferensi pers virtual, Rabu (20/1).


Pihaknya juga melaporkan ada 6 orang yang dinyatakan hilang pasca banjir Kalsel. Firmansyah mengatakan operasi pencarian dan pendataan terhadap korban pasca banjir masih terus dilakukan.

"Laporan masuk bersifat dinamis dan fluktuatif, bisa bertambah sering waktu," ucapnya.

Secara keseluruhan, ada total sebanyak 11 kabupaten kota dengan 70 kecamatan yang terdampak banjir Kalsel. Sejauh ini, kata Firmansyah, ada total sekitar 66.768 rumah, 18.294 meter jalan raya, yang terendam banjir. Selain itu ada 21 jembatan mengalami kerusakan, 110 tempat ibadah, dan 76 sekolah terendam.

Dampak banjir juga dirasakan hingga sektor pertanian dan perikanan. Firmansyah menyebutkan ada sekitar 18.356 hektar lahan pertanian yang terancam gagal panen pada 2021.

"Agar kondisi pertanian pulih kembali, dibutuhkan 500 ton benih padi," ucapnya.

Di bidang perikanan, pembudidaya ikan terdampak banjir di 4 kecamatan, luas terdampak 48 petak kolam, 67 karamba, dan 17 zak pakan ikan terdampak langsung. Namun Firmansyah mengatakan pihaknya belum merinci kerugian secara nominal.

"Kami baru bicara secara data dan belum secara nominal, update akan kita berikan setiap harinya," tuturnya.

(mln/ain)

[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK