Mobil Hanyut Terseret Banjir Lahar Dingin Gunung Semeru

CNN Indonesia | Selasa, 09/02/2021 17:07 WIB
Satu mobil pengangkut BBM untuk alat berat penambang terseret banjir lahar dingin Gunung Semeru di Kabupaten Lumajang. Tak ada korban jiwa dalam peristiwa itu. Warga menyaksikan banjir lahar dingin Gunung Semeru di kawasan Besuk Kobokan, Pronojiwo, Lumajang, Jawa Timur, Selasa (1/12/2020). (ANTARA FOTO/SENO)
Jakarta, CNN Indonesia --

Satu mobil pengangkut bahan bakar minyak (BBM) untuk alat berat penambang terseret derasnya banjir lahar dingin Gunung Semeru di Desa Supiturang, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Senin (8/2).

Peristiwa itu terekam dalam video berdurasi 30 detik dan beredar di sejumlah grup WhatsApp. Sebuah mobil yang terparkir di dekat aliran sungai di Dusun Sumbersari terseret derasnya lahar dingin Gunung Semeru.

"Memang benar sebuah kendaraan roda empat hanyut terseret derasnya lahar dingin Gunung Semeru, karena mobil itu diparkir terlalu dekat dengan aliran sungai yang dilalui lahar dingin, namun tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu," kata Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lumajang Indra Wibowo Leksana saat dihubungi melalui telepon di Lumajang, dikutip Antara.


Ia mengatakan kendaraan tersebut dalam kondisi tidak berpenumpang dan sopirnya sedang berada di warung sekitar lokasi kejadian. Petugas BPBD telah mengingatkan para penambang pasir untuk mewaspadai ancaman lahar dingin Gunung Semeru.

"Laporan yang kami terima telah terjadi hujan dengan intensitas sedang-tinggi pada Senin pukul 13.00 WIB, bahkan Pos Pantau Gunung Api Semeru di Gunung Sawur mencatat getaran banjir pada angka amplitudo maksimal 22 mm pada pukul 15.39 WIB," katanya.

Secara visual, kata dia, debit air banjir aliran lahar dingin Gunung Semeru di Dusun Sumbersari, Desa Supiturang terpantau besar, sehingga masyarakat dan penambang diimbau selalu waspada.

"Setiap hari satu regu petugas BPBD Lumajang yang berjumlah tujuh orang dan dibantu relawan secara bergantian melakukan pemantauan di sepanjang daerah aliran sungai (DAS) Semeru," ujarnya.

Berdasarkan data BPBD Lumajang tercatat dampak banjir lahar dingin Semeru juga menyebabkan pipanisasi di Desa Supiturang kembali mengalami kerusakan dan krip penahan yang berada di sekitar tanggul Dusun Kamar Kajang juga rusak.

Ia menjelaskan peninjauan lapangan dilanjutkan pada Selasa (9/2). Hingga kemarin, mobil yang terseret derasnya lahar dingin belum terpantau terbawa hingga ke mana.

"Pusdalops telah berkoordinasi dengan Kepala Desa Supiturang untuk melakukan peninjauan lapangan terkait dampak banjir lahar dingin dan sopir kendaraan diketahui selamat karena sedang berada di luar mobil," katanya.

(Antara/pmg)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK