Ma'aruf Amin Terima Suntikan Dosis Pertama Vaksin Covid-19

CNN Indonesia | Rabu, 17/02/2021 09:38 WIB
Wakil Presiden Ma'ruf Amin disuntik vaksin Covid-19 oleh salah satu dokter kepresidenan di rumah dinasnya, Jalan Diponegoro, Jakarta, Rabu (17/2). Wakil Presiden Ma'ruf Amin telah menerima suntikan pertama vaksin Covid-19 Sinovac. (Setwapres RI))
Jakarta, CNN Indonesia --

Wakil Presiden Ma'ruf Amin telah menerima suntikan dosis pertama vaksin virus corona (Covid-19) CoronaVac buatan perusahaan asal China, Sinovac pada Rabu (17/2). Penyuntikan dilakukan di Pendopo Kediaman Resmi Wapres, Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat.

"Sudah, sudah selesai [divaksin]. Pukul 08.30 WIB tadi tepat waktu," kata Juru Bicara Wapres, Masduki Baidlowi kepada CNNIndonesia.com, Rabu (17/2).

Penyuntikan vaksin terhadap Ma'ruf dilakukan oleh salah satu Tim Dokter Kepresidenan, Dwi Edi Wahono.


Dari foto yang diterima, Ma'ruf tampak mengenakan kemeja lengan pendek berwarna cokelat dilengkapi dengan peci berwarna hitam. Ia disuntik di bagian lengan kiri.

Masduki mengatakan proses vaksinasi yang dilakukan Ma'ruf berjalan lancar. Tak hanya Ma'ruf, istri Ma'ruf Amin, Wury Estu Handayani juga menerima suntikan vaksin Covid-19.

Pemerintah RI telah menargetkan setidaknya 70 persen penduduk Indonesia atau sekitar 182 juta jiwa menerima vaksin virus corona. Hal ini bertujuan untuk membentuk kekebalan kelompok atau herd immunity.

Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) sendiri telah mengeluarkan persetujuan penggunaan emergency use of authorization (EUA) vaksin Sinovac untuk kalangan lanjut usia di atas 60 tahun .

Kepala BPOM, Penny Lukito mengatakan kebijakan tersebut dilakukan berdasarkan pertimbangan banyaknya korban meninggal terinfeksi virus corona pada kelompok usia tersebut.

"Angka kematian akibat Covid-19 ini menunjukkan data statistik bahwa kelompok usia lanjut atau lansia menduduki porsi cukup tinggi, yaitu sekitar 47,3%, berdasarkan data terakhir yang kami dapatkan dari KPC-PEN (Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonoi Nasional)," kata Penny.

(rzr/fra)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK